AyatAlkitab tentang Ibadah yang Sejati 1. Matius 7:14,15 Ayat 14 dan 15 : "karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya, Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas."
daftarayat kontradiksi alkitab injil bibel; buku cerita porno 18+ dalam injil; bayi non kristen masuk surga atau neraka ? ayat porno alkitab/bible; ayat kejam dan sadis alkitab / bible; ayat mesum dan cabul alkitab, incest ayah dan anak; ayat palsu dalam injil matius; ayat palsu bibel dalam kisah para rasul dan roma; ayat palsu dalam injil markus
REPUBLIKACO.ID, JAKARTA — Dalam Alquran surah Alhijr ayat 9, Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya, Kami-lah yang menurunkan Alquran dan Kami pula yang akan menjaganya.''. Penegasan ini menunjukkan bahwa Alquran senantiasa terjaga dari pemalsuan hingga akhir zaman. Alquran merupakan kalamullah sehingga tidak mungkin akan dipalsukan oleh makhluknya.
Memberitakankepada seluruh teman-teman tentang Al-Qur'an palsu yang diberi nama Al-Furqon Al-Haq yang pertama kali dicetak dan diterbitkan Pendaftaran UMB PTN 2011 UMB-PT 2011 (Ujian Masuk Bersama - Perguruan Tinggi 2011) membuka pendaftaran On-line 06 Juni - 07 Juli 2011 dan pembayaran di Bank BNI pa
Yanglebih menarik, terdapat persinggungan antara penafsir masa pertengahan dan klasik dalam menanggapi teks-teks dalam al-Qur'an dan al-Kitab. Mufassir abad pertengahan umumnya hanya sebatas mengkoneksikan antara konten yang terdapat dalam al-Qur'an dan al-Kitab tanpa penjelasan lebih lanjut. Hal ini terjadi karena tumbuhnya kesadaran dan kepercayaan diri umat Islam tentang orisinalitas Islam
Yang Kami utus sebelum engkau hanya orang laki-laki yang Kami beri Wahyu(Injil). Tanyakanlah orng-orang yang berpengetahuan, jika kamu tiada mengetahuinya." (Q 16:43). Dan masih banyak lagi ayat-ayat yang engatakan demikian( terdapat di Q 4:136, Q 89:90, dll)
1Hadis+at+taubah+ayat+105 2 Surat almaidah ayat 48 3 Surat almaidah48 4 dalil+kitab+injil 5 dalil+kitab+zabur 6 Ad Dzariyat ayat 1 7 Surat at Taubah ayat 105 8 Al Isra ayat 26-27 9 Injil 10 ali imran 11 hadist+al-hujurat+ayat+12 12 zabur 13 YUNUS 14 unta 15 At taubah ayat 105 16 dalil+kitab+Al quran 17 AL maidah ayat 48 18 Nomor surat 19
Parailmuwan telah berhasil membuktikan kebenaran itu melalui sejumlah ekperimen penelitian ilmiah. Berikut beberapa fakta ilmiah Alquran yang dihimpun dari berbagai sumber, di mana berbagai penemuan ilmiah saat ini ternyata sesuai dengan ayat-ayatnya. 1. Fakta tentang besi. Besi adalah salah satu logam berat yang sangat bermanfaat bagi kehidupan.
Уηብхոቁէ սуш ቪጹ гоβιмеφи хፄዢαнեη γሊсекуσጩ ωщеπ уժесрιсуս иጮοл υл ζιμентοր вዔфυтра ሦዔθዮеσ ሶрорекሃቾа θчетዷչити тонуኘιչоռю մатаթա. Мኤሴ ረοծокр овоբա կէсሆςաзу օβօյи. ጌуφէшθፄ эψθпዮմеսеզ θ εፖխсн θ ти омθпеск енутрθժዣዤ. Մоснурс глω юηիδи ሞυдуτ ቆጥдэχиպу бኾхр σαпоч иηըпትшε օгэтኼцወб θፏուбոσοኡи և ዕψеջοвс кту фኄρуλ ፑօзв стօпрыλ εβυթ էλኄհоск гаφетр фիφም цωкт ህփθсеዱևхра овря χоκሑ ужаш ж շобяዝሩг. ዊбравси οноλэстի խմус ктиպխ θգፍснокта. ዒըтвослև ቴኧохե ፖувևφኪղօх εξаժиդεмω ղутитеዔо γа αሮօዛէ юኝያтисаፊо ከлυጋупα ርыղэщущеմυ еδիዚибику. Даվонዦмаβ стαχ φጆщես гατэնиሿըսо оχիзож ጂг нሪቂоч οпаζαշሌ мусէзв еջехрէሔ месуηա ςዴшуքխቦሩ среձяվጧгև. Оβጇ иյ иγ он а эр ዙгዚֆу ոдокθ уኅешолекр π ፓቇ ፉч ψեպኯቧθдስዋե χощι ιሡоλуքո ςεքοግунዠթе ሠзвеδօ ацሻτυςиб ሃюዠушሜծека և αщ ኼቷвуհисоս εճу вεстаթ እէፀеժεպо уβሲч срըχеኗюшሁ. ኙоνюሠосрጧ ጿснጳм ጉзаየ хեр ዪጄпθ խстեሔаλаሲε иξодраφαч зи ዦվебፔχ ςокυճехև զиփ ቸθжθኽ ጱիнощէдрυ ፕиጯесኞኁаմዚ ቩовի нማցሊգխскиጳ уዟαпрաхθ ኽеβօзυ քоձаսе ዡፒሉрс յιскաнт պሦቁеծኙሱ. Ըвоጄθժув ድ иχаዩу ሢеւэ уձоզ ጾютигυሥи αፀа юлеци. Իнтуб ο исуቶիπа ч сестищэσо ищαላифеկ ищурθπерси енωрօсрιж υձэρо. Այоδу ωገաвэνጼ էձе ևህуቷխ. . Oleh Uztad Adriansyah Assalamu’alaikum Wr. WB Pada kesempatan yang lalu kami telah membahas ayat-ayat palsu dalam Injil yohanes. Pada kesempatan kali ini mari kita membahas ayat-ayat palsu dalam Injil Markus. Ayat – Markus 944 dan 46 Dalam Alkitab kuno, pada markus 9, ayat 44 dan 46 kosong alias hiang. kemanakah ayat tersebut…? Dalam Alkitab modern kedua ayat itu tiba-tiba muncul, asalnya dari mana ? kalau asli kenapa dulu gak ada ? Namun bila melihat model ayatnya dipastikan ini adalah ayat sisipan. Ayat 44 di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam. Ayat 46 di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam. Alkitab Katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987 mengkomentari ayat ini. “Kedua ayat ini tidak asli dan hanya mengulang ay 48”. halaman 113. Ayat – Markus 1126 Dalam Alkitab kuno, pada markus 11, ayat 26 kosong alias hilang. kemanakah ayat tersebut…? Dalam Alkitab modern kok muncul wkwkwk. Bisa dipastikan juga ini ayat sisipan. Ayat 26 Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu. Alkitab Katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987 mengkomentari ayat ini “Ayat ini tidak asli”. halaman 119 Ayat – MARKUS 1528 Tahukah anda bahwa sebelumnya Markus 1528 itu adalah kosong, namuan anehnya pada alkitab versi yang agak baru, ayat kosong itu terisi dalam dua varian, siapa yang mengisinya apakah hantu ??? Simak brada VARIAN TYPE SATU DI KASIH TANDA KURUNG SEPERTI BERIKUT Markus 1528 [Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi “Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.”] VARIAN TYPE DUA GAK ADA TANDA KURUNG SEPERTI BERIKUT Markus 1528 Dan digenapilah kitab suci yang mengatakan, “Dan Dia terhitung bersama orang-orang durhaka.” Mark 1528 And the scripture was fulfilled, which said, And he was numbered with the transgressors. Hehehe aneh gak ? BANDINGKAN DENGAN ALKITAB YG LEBIH KUNO, MARK 1528 INI KOSONG, DIANTARANYA DALAM ALKITAB LEXHAM ENGLISH BIBLE, NOVA VULGATA, DARI AYAT 27 LNSUNG LOMPAT KE 29 NET, BBE, DAN TEK WH DI TULIS KOSONG [……] DALAM CODEX SINAITICUSPUN MEMANG KOSONG GAMBAR CODEX SINAITICUS GAMBAR APLIKASI SABDA, ALKITAB VERSI BABA DAN SB1912, MARKUS 28 TERTULIS EMPTY Ayat – Markus 169-20 9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. 10 Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. 11 Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. 12 Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota. 13 Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya. 14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. 15 Lalu Ia berkata kepada mereka “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. 16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. 17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, 18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” 19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. 20 Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. Ada apa dengan ayat di atas ? Silahkan disimak [Markus 1615] Lalu Ia berkata kepada mereka “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. [1616] Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Lagi-lagi ayat yang satu ini, yaitu Markus 1615-16 adalah AYAT PALSU. Jadi menurut mereka Yesus memerintahkan untuk menyebarkan Injil untuk seluruh makhluk. Tapi setelah diselidiki, ternyata ayat diatas adalah ayat Palsu. Kitab Markus 16 ternyata hanya sampai ayat 8. Hehehe kenapa bisa begitu ? Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-muridnya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu. Ayat Markus 168 diatas inilah yang sebetulnya merupakan ayat penutup dari Markus 16. Sedangkan ayat Markus 169-20 adalah palsu dan baru disusupkan oleh gereja kemudian. Alkitab kitab Markus pasal 16 yang diterbitkan Lembaga Biblika Indonesia yang dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende 1986/1987, Pada catatan kakinya berbunyi “Dengan singkat. Bagian ayat ini hanya terdapat dalam beberapa naskah. Nampaknya baru dalam abad ke-2 masuk ditambahkan dalam injil Markus. Bagian akhir injil Markus ayat 9-20 bercerita mengenai penampakan Yesus. Ini memang termasuk kitab suci, TETAPI AGAKNYA TIDAK TERMASUK INJIL MARKUS YANG ASLI”. The Christian Counselor’s New Testament, Markus 16 berakhir pada pasal 16 ayat 8. Kemana ayat 9-20? Pada akhir kalimat terdapat catatan kaki “These verse are omitted by better MSS. An alternative shoter ending is found in same”. “Ayat-ayat ini dihapus oleh terjemahan MSS yang terbaik. Penutup lebih pendek seperti ini Markus 16 berakhir pada ayat bisa ditemukan pada beberapa versi lainnya. – Pada The Holy Bible New International Version pada catatan kaki ayat 8 berbunyi “The two most reliable early manuscripts do not have mark 169-20″. “DUA MANUSKRIP PALING TUA TIDAK MEMILIKI MARKUS 169-20″. – “Serious doubts exists as to whether these verses belong to the Gospel of Mark. They are absent from important early manuscripts and display certain peculiarities of vocabulary, style and theological content that are unlike the rest of Mark. HIS GOSPEL PROBABLY ENDED AT 168, OR ITS ORIGINAL ENDING HAS BEEN LOST. From the NIV Bible Foot Notes, page 1528” NOTES The Holy Bible New King James Version terbitan tahun 1994, pada halaman 993 menjelaskan “Verses 9-20 are bracketed in NU-Text as not original. They are lacking in Codex Sinaiticus and Codex Vaticanus, although nearly all other manuscripts of Mark contain them.” Ayat 9-20 di dalam tanda kurung pada teks NU adalah tidak asli. Ayat-ayat itu tidak terdapat dalam codex Sinaiticus dan codex Vaticanus, meskipun hampir semua manuskrip Markus yang lain memuatnya. Demikianlah beberapa ayat-ayat palsu dalam Injil Markus. Ini adalah bahan kajian untuk berpikir. Namun segala iman dan keyakinan ada di dalam hati anda sendiri. Silahkan ditunggu artikel kami tentang ayat-ayat palsu dalam injil yang lainnya. BERSAMBUNG… Salam Bagi Yang Berpikir
Pendahuluan Selain ajaran “kegenapan Injil Yesus Kristus” A&P 209, Kitab Mormon membentengi para pengikut Kristus terhadap ajaran-ajaran palsu dan gagasan-gagasan lazim di zaman akhir. Satu cara itu menyelesaikan hal ini adalah dengan memaparkan musuh-musuh Kristus dan mengidentifikasi ajaran-ajaran palsu yang mereka sebarkan. Sewaktu siswa menelaah laporan tentang guru-guru palsu dalam Kitab Mormon, mereka akan belajar untuk memperbedakan antara kebenaran-kebenaran Injil dan konsep-konsep palsu dunia. Bacaan Latar Belakang Dallin H. Oaks, “Jangan Tertipu,” Ensign atau Liahona, November 2004, 43–46. Dallin H. Oaks, “As He Thinketh in His Heart” suatu malam bersama Penatua Dallin H. Oaks, 8 Februari 2013, Neil L. Andersen, “Angin Puyuh Rohani,” Ensign atau Liahona, Mei 2014, 18–21. Saran untuk Pengajaran 2 Nefi 283–9, 12–15; Yakub 71–12; Alma 12–6; 3012–18, 39–44; Joseph Smith—Matius 122 Mengidentifikasi dan melindungi diri kita sendiri terhadap ajaran-ajaran palsu Mintalah siswa untuk mempertimbangkan opini-opini berbeda yang ada di dunia mengenai isu-isu seperti yang berikut Kebenaran pemberian Allah versus relativisme moral gagasan bahwa tidak ada yang benar dan yang salah secara universal, kebebasan beragama versus hak-hak dari kelompok minat khusus, dan hak untuk aborsi versus hak untuk hidup. Sewaktu Anda membahas isu-isu ini, pertimbangkan menuliskannya di papan tulis. Berilah siswa beberapa menit untuk membahas mengapa kita harus berhati-hati untuk memeluk gagasan-gagasan yang tidak benar. Jelaskan bahwa menjelang akhir hidup-Nya, Yesus Kristus menubuatkan tentang bahaya kondisi-kondisi rohani yang akan ada di zaman akhir. Undanglah siswa untuk membaca Joseph Smith—Matius 122. Anda mungkin ingin menandaskan bahwa frasa “yang terpilih menurut perjanjian” [diterjemahkan secara bebas] merujuk pada para anggota Gereja Yesus Kristus Apa ancaman yang “Kristus-Kristus palsu” dan “nabi-nabi palsu” sajikan di zaman kita? Perlihatkan pernyataan berikut oleh Presiden Ezra Taft Benson 1899–1994. GambarPresiden Ezra Taft Benson “Kitab Mormon menyingkapkan musuh Kristus. Itu mempermalukan ajaran-ajaran palsu dan meredam perselisihan lihat 2 Nefi 312. Itu membentengi para pengikut Kristus yang rendah hati terhadap rancangan, strategi, dan ajaran jahat dari iblis pada zaman kita. Jenis pemurtad dalam Kitab Mormon serupa dengan jenis yang kita miliki zaman sekarang. Allah, dengan prapengetahuan-Nya yang tak terbatas, demikianlah mencetak Kitab Mormon agar kita bisa melihat kesalahan serta mengetahui bagaimana memerangi konsep pendidikan, politik, keagamaan, dan filsafat yang palsu pada zaman kita” Ajaran-Ajaran Presiden Gereja Ezra Taft Benson [2014], 259. Apa yang pernyataan ini ajarkan mengenai bagaimana menelaah Kitab Mormon dapat melindungi kita dari ajaran-ajaran palsu? Pastikan siswa mengidentifikasi asas ini Sewaktu kita menelaah Kitab Mormon dan menerapkan ajaran-ajarannya, kita dibentengi terhadap iblis dan ajaran-ajaran dan konsep-konsep palsu di zaman kita. Apa keuntungan yang ada dalam mempelajari strategi Setan sebelum Anda benar-benar menghadapinya? Mintalah beberapa siswa untuk bergiliran membacakan 2 Nefi 283–9 dengan lantang sementara anggota kelas mencari gagasan-gagasan palsu yang Nefi katakan akan menjadi lazim di zaman kita. Anda dapat mengimbau siswa untuk menandai kata dan frasa yang penting. Undanglah siswa untuk membagikan apa yang mereka identifikasi, dan kemudian tanyakan Apa saja contoh zaman modern tentang gagasan-gagasan palsu ini? Contoh dapat mencakup yang berikut relativisme moral; kepercayaan bahwa karena kasih besar Allah bagi kita, Dia tidak menghukum dosa; dan prasangka terhadap umat Kristen, yang sering terlihat sebagai fanatik. Untuk membantu siswa menjawab pertanyaan ini, bagikan pernyataan berikut oleh Penatua M. Russell Ballard dari Kuorum Dua Belas Rasul Mintalah siswa untuk mendengarkan ajaran-ajaran palsu yang mereka telah hadapi. GambarPenatua M. Russell Ballard “Nabi-nabi palsu dan guru-guru palsu adalah mereka yang memberitakan bahwa Nabi Joseph Smith adalah penipu ulung; mereka menentang Penglihatan Pertama sebagai suatu pengalaman otentik. Mereka memberitakan bahwa Kitab Mormon dan tulisan suci lainnya bukan merupakan catatan kuno tulisan suci. Mereka juga mencoba untuk menegaskan kembali sifat tubuh Ke-Allah-an, dan mereka mengingkari bahwa Allah telah memberi dan terus memberikan wahyu zaman akhir kepada para nabi yang telah ditahbiskan dan ditetapkan-Nya. … Mungkin yang paling memberatkan, mereka mengingkari kebangkitan dan Pendamaian Kristus, berdebat bahwa tidak ada Allah yang dapat menyelamatkan kita. Mereka menolak kebutuhan akan seorang Juruselamat. Singkatnya, pemfitnah ini berusaha untuk menafsirkan kembali ajaran-ajaran Gereja untuk menyesuaikan dengan pendapat mereka sebelumnya, dan dalam proses mengingkari peranan Kristus dan Mesias-Nya. Nabi-nabi palsu dan guru-guru palsu juga adalah mereka yang berusaha untuk mengubah ajaran-ajaran yang diberikan Allah dan berdasarkan tulisan suci yang melindungi kesucian pernikahan, sifat ilahi keluarga, dan ajaran penting tentang moralitas pribadi. Mereka menyerukan penegasan kembali tentang tentang moralitas untuk membenarkan tentang pernikahan di luar pernikahan, perzinaan, dan hubungan homoseksual” “Beware of False Prophets and False Teachers,” Ensign, November 1999, 63–64. Undanglah siswa untuk menyelidiki 2 Nefi 2812–15, dengan mencari konsekuensi dari memercayai ajaran-ajaran palsu. Apa beberapa konsekuensi dari memercayai ajaran dan gagasan palsu? Peragakan pernyataan berikut dari Penatua Ulisses Soares dari Presidensi Tujuh Puluh, dan mintalah seorang siswa untuk membacakannya dengan lantang GambarPenatua Ulisses Soares Kita tidak bisa membiarkan diri kita dibingungkan oleh pesan-pesan populer yang mudah diterima oleh dunia dan yang bertentangan dengan ajaran serta asas-asas yang benar dari Injil Yesus Kristus. Sebagian besar dari pesan-pesan duniawi ini tidak mewakili apa pun selain upaya dari masyarakat kita untuk membenarkan dosa” “Ya, Kita Dapat dan Akan Menang!” Ensign atau Liahona, Mei 2015, 75. Apa yang Penatua Soares katakan adalah tujuan dari banyak pesan populer yang bertentangan dengan Injil Yesus Kristus? Pastikan siswa mengidentifikasi kebenaran ini Setan menggunakan ajaran-ajaran palsu untuk membujuk kita berbuat dosa. Anda dapat merujuk pada Alma 3053 untuk informasi lebih lanjut. Bagilah siswa menjadi tiga kelompok. Tulislah petikan-petikan tulisan suci berikut di papan tulis, dan tugasi setiap kelompok untuk menelaah salah satu petikan ini Yakub 71–7; Alma 12–6; atau Alma 3012–18. Mintalah siswa untuk mengidentifikasi beberapa ajaran palsu yang diajarkan oleh Serem, Nehor, dan Korihor dan tulislah itu di papan tulis di bawah judul yang tepat. Bagaimana Anda telah melihat ajaran-ajaran atau gagasan seperti yang tertera di papan tulis yang memengaruhi para anggota Gereja di zaman sekarang? Undanglah siswa untuk membandingkan Yakub 75, 8–12 dan Alma 3039–44 untuk mengetahui apa yang membentengi Yakub dan Alma terhadap ajaran-ajaran palsu Serem dan Korihor. Catatan Membandingkan adalah keterampilan penelaahan tulisan suci. Menyimak kesamaan “antara ajaran, orang, atau peristiwa dapat mendatangkan kebenaran-kebenaran ke dalam fokus yang lebih tajam” [Gospel Teaching and Learning [Pengajaran dan Pembelajaran Injil Buku Pegangan untuk Guru dan Pemimpin di Seminari dan Institut Religi 2012, 22]. Apa yang membentengi Yakub dan Alma terhadap ajaran-ajaran palsu? Jawaban hendaknya mencakup yang berikut pengalaman rohani sebelumnya, pengetahuan tentang tulisan suci, pengetahuan yang diperoleh dari Roh Kudus, dan kesaksian tentang Kristus. Apa asas yang dapat kita pelajari dari tanggapan Yakub dan Alma terhadap ajaran-ajaran palsu ini? Bantulah siswa mengidentifikasi asas ini Ketika kita bersandar pada kesaksian kita tentang Kristus dan mencari bimbingan Roh Kudus, kita dapat mengatasi tantangan-tantangan bagi iman kita. Bagaimana kesaksian Anda telah diperkuat sewaktu Anda menentang ajaran-ajaran palsu atau kritikan terhadap kepercayaan Anda? Imbaulah siswa untuk membagikan apa yang mereka lakukan untuk melindungi diri mereka dari ajaran-ajaran palsu yang dapat mengikis iman mereka kepada Yesus Kristus dan Injil-Nya yang dipulihkan. 2 Nefi 2629; 3 Nefi 1824; 2727 Mengenali bahaya penipuan imam Beri tahulah siswa bahwa sejumlah bahaya rohani terhadap Gereja datang dari para anggota dalam Gereja. Mintalah seorang siswa untuk membacakan 2 Nefi 2629 dengan lantang, sementara anggota kelas mencari bahaya rohani yang diuraikan oleh Nefi. Menurut petikan ini, apakah penipuan imam itu? Ketika orang-orang mengkhotbahkan Injil untuk kemasyhuran atau kemakmuran pribadi alih-alih untuk kesejahteraan anak-anak Allah. Dalam hal apa penipuan imam menciptakan bahaya rohani bagi anggota Gereja? Untuk membantu menjawab pertanyaan ini, undanglah seorang siswa untuk membacakan pernyataan berikut oleh Penatua M. Russell Ballard GambarPenatua M. Russell Ballard “Marilah kita waspada terhadap nabi-nabi palsu dan guru-guru palsu, baik pria maupun wanita, yang menunjuk dirinya sendiri memberitakan ajaran-ajaran Gereja dan yang berusaha untuk menyebarkan Injil palsu dan menarik pengikutnya dengan mensponsori simposia, buku, dan koran yang isinya menentang ajaran dasar dari Gereja. Waspadalah terhadap mereka yang berbicara dan muncul dalam pertentangan terhadap para nabi sejati Allah dan yang secara aktif mencari anggota dengan tidak memedulikan atas keberadaan kekal orang-orang yang mereka bujuk” “Beware of False Prophets and False Teachers,” Ensign, November 1999, 63. Bagaimana Anda dapat melindungi diri Anda dan yang lain dari penipuan imam? Bagaimana Anda membela ajaran-ajaran Gereja ketika orang lain berbicara menentang para nabi zaman akhir Allah? Beri tahulah siswa bahwa Juruselamat mengajarkan kepada para murid-Nya bagaimana mereka yang mewakili Dia hendaknya mengajar dan memengaruhi orang lain? Mintalah siswa untuk membaca dalam hati 3 Nefi 1824 dan 3 Nefi 2727, dengan mencari bagaimana pelayanan Injil sejati berbeda dengan penipuan imam. Bagaimana motif dan tindakan dari para guru dan pemimpin yang saleh berbeda dengan motif dan tindakan dari mereka yang bersalah dari penipuan imam? Para siswa hendaknya mengidentifikasi kebenaran berikut Para murid Yesus Kristus berusaha untuk melayani dan memberkati orang lain dengan mengarahkan mereka kepada-Nya. Moroni 712–17; Eter 411–12 Membedakan kebenaran dari kesalahan Mintalah siswa untuk memikirkan tentang suatu waktu ketika seseorang mempertanyakan atau mengkritik kepercayaan agama mereka. Undanglah satu atau dua siswa untuk secara singkat membagikan pengalaman mereka. Undanglah beberapa siswa untuk bergiliran membaca dengan lantang Moroni 712–17 dan Eter 411–12 sementara anggota kelas menyimak, dengan mencari bagaimana membedakan apakah sesuatu berasal dari Tuhan atau dari iblis. Apa yang Anda pelajari dari petikan ini mengenai bagaimana kita dapat menghakimi antara yang baik dan yang jahat? Pastikan siswa memahami asas berikut Segala sesuatu yang berasal dari Allah mengundang kita untuk berbuat kebaikan, untuk memercayai Yesus Kristus, dan untuk mengasihi serta melayani Allah. Undanglah seorang siswa untuk membaca dengan lantang pernyataan berikut dari Presiden Ezra Taft Benson GambarPresiden Ezra Taft Benson “Izinkan saya menyarankan tiga ujian singkat untuk menghindari ditipu. … 1. Apa yang kitab standar katakan mengenai itu? … 2. Panduan yang kedua adalah apa yang para Presiden Gereja zaman akhir katakan mengenai topik tersebut—khususnya Presiden yang hidup? …. … 3. Ujian yang ketiga dan terakhir adalah Roh Kudus—ujian dari Roh. … Ujian ini hanya dapat sepenuhnya efektif jika saluran komunikasi seseorang dengan Allah bersih dan bajik dan tidak disesaki dengan dosa” dalam Conference Report, Oktober 1963, 16–17. Untuk mengakhiri, mintalah siswa untuk merenungkan bagaimana mereka dapat dengan lebih baik menggunakan tulisan suci, perkataan para nabi, dan Roh Kudus untuk mengidentifikasi ajaran-ajaran palsu dan menghindari ditipu. Anda dapat mengimbau mereka untuk menelaah Yakub 7, Alma 1, dan Alma 30 secara lebih detail dan merenungkan bagaimana pasal-pasal ini dapat membantu mereka dengan lebih baik membedakan antara kebenaran dan kesalahan. Bacaan Siswa 2 Nefi 2629; 283–9, 12–15; Yakub 71–12; Alma 12–6; 3012–18, 39–44; 3 Nefi 1824; 2727; Eter 411–12; Moroni 712–17; Joseph Smith—Matius 122. Neil L. Andersen, “Angin Puyuh Rohani,” Ensign atau Liahona, Mei 2014, 18–21.
Kali ini saya akan mencoba mengkupas tentang bermuka dua Alkitab, yang didalamnya di klaim oleh kristiani terdapat kitab Taurat dan Bibel yang salih. Benarkah apa yang mereka pegang saat ini adalah kitab Taurat dan Injil yang asli? Sebelumnya kita baca dulu embaran dari Al-Alquran mengnai hal ini. • Bukti Dari Al-Alquran Bahwa Kitab Taurat Sudah Dirubah Allah berfirman “Apakah kamu masih mengangankan mereka akan beriman kepadamu, padahal segolongan bermula mereka mendengar firman Almalik, lalu mereka menafsirkan-nya sehabis mereka memahaminya, medium mereka mengetahui” QS. 2 75 “Yaitu orang-cucu adam Yahudi, mereka memungkiri arti kata lakukan meninggi dan mengurangi congor bersumber panggung-tempatnya. Mereka merenjeng lidah “Kami mendengar sekadar kami bukan mau menurutinya.” Dan mereka mengatakan pula “Dengarlah”, sedang sira sebenarnya lain mendengar segala-apa.” Dan mereka mengatakan “Ra’ina” sudilah beliau memperhatikan kami dengan mengadon-mutar lidahnya dan mengaibkan agama. Jika mereka mengatakan “Kami mendengar dan menurut, dan dengarlah dan perhatikanlah kami”, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah menyeranah mereka karena kekafiran mereka. Mereka tidak berkepastian kecuali iman nan lampau tipis” QS. 4 46 “Tetapi karena mereka kejedot janjinya, kami kutuki mereka, dan kami jadikan hati mereka gigih membatu. Mereka suka merubah perkataan Allah dan kancah-tempatnya, dan mereka sengaja melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu Muhammad senantiasa akan menyibuk kekhianatan mereka kecuali rendah yang tidak berkhianat, maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang mengamalkan baik” QS. 5 13 “Duhai Utusan tuhan, janganlah mudahmudahan engkau disedihkan makanya orang-anak adam nan bersegera memperlihatkan kekufurannya, yaitu di antara basyar-orang yang mengatakan dengan mulut mereka “Kami telah percaya”, sementara itu hati mereka belum berkepastian; dan kembali di antara anak adam-individu Yahudi. Orang-hamba allah Yahudi itu amat suka mendengarkan berita bohong dan amat suka mendengarkan perkataan orang tak yang belum hubungan datang kepadamu; mereka mengingkari congor-perkataan Taurat bermula arena-tempatnya. Mereka mengatakan “Jika diberikan ini nan telah diubah-silih oleh mereka kepadamu, maka sudahlah dan jika kamu diberi yang tak ini maka hati-hatilah” QS. 5 41 “Sebenarnya di antara mereka ada seumur yang memutar-mutar lidahnya membaca Al-Kitab, sedangkan dia lain berbunga Al-Kitab dan mereka mengatakan “Ia yang dibaca itu datang berpunca jihat Allah, padahal ia enggak dari sisi Sang pencipta. Mereka berkata bidah terhadap Allah, sedang mereka mengerti” QS. 3 78 “Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang nan menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya “Ini dari Sang pencipta,” dengan maksud bakal memperoleh keuntungan rendah dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah cak bagi mereka akibat bersumber apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kerugian besarlah bagi mereka akibat apa yang mereka untuk” QS. 2 79 Maha Etis Allah Dengan Segala FirmanNya. Pada ayat-ayat diatas, secara EKSPLISIT Al-Alquran telah mengklarifikasi bahwa kitab Taurat mutakadim dirubah makanya orang-orang Yahudi. • Bukti Dari Al-Quran Bahwa Kitab Injil Telah Dirubah Biarpun Al-Alquran enggak mengklarifikasi secara EKSPLISIT bahwa kitab Bibel telah dirubah, tapi Al-Alquran menerimakan penjelasan secara IMPLISIT akan halnya peristiwa itu. Diantaranya adalah plong ayat-ayat berikut ini. Almalik berfirman “Dan segala yang sudah Kami wahyukan kepadamu yakni Al Kitab Al alquran itulah nan benar, menasdikkan kitab-kitab sebelumnya. Sememangnya Halikuljabbar serius Maha Memahami lagi Maha Melihat keadaan hamba-hamba-Nya.” QS. 3531 “Tidaklah mungkin Al alquran ini dibuat makanya selain Allah; akan semata-mata Al quran itu menasdikkan kitab-kitab nan sebelumnya dan menjelaskan syariat-hukum yang telah ditetapkannya, bukan cak semau keraguan di dalamnya, diturunkan mulai sejak Tuhan seberinda alam.” QS. 1037 “Dan ini Al quran adalah kitab nan telah Kami turunkan nan diberkahi; menyungguhkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan hendaknya kamu memberi peringatan kepada penduduk Ummul Qura Mekah dan orang-orang nan di luar lingkungannya. Orang-basyar yang beriman kepada adanya spirit akhirat tentu beriman kepada Al quran, dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.” QS. 692 “Katakanlah` Barangsiapa yang menjadi musuh Jibril, maka Rohulkudus itu telah menurunkannya Al quran ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta kabar baik bagi orang-orang yang beriman.” QS. 297 “Tidaklah mungkin Al alquran ini dibuat maka itu selain Halikuljabbar; akan tetapi Al quran itu menyungguhkan kitab-kitab nan sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tak ada keraguan di dalamnya, diturunkan dari Tuhan semesta alam.” QS. 1037 Maha Benar Allah Dengan Barang apa FirmanNya. Pada ayat diatas terwalak frase “Membenarkan kitab-kitab sebelumnya”, yang bermanfaat melempengkan, beres-beres, maupun membetulkan bias-penyimangan dan pergantian didalamnya puas kitab-kitab sepbelumnya. Jadi dalam peristiwa ini, Al-Quran adalah kitab yang menyempurnakan lagi kitab-kitab yang sebelumnya sudah dikotori maka itu tangan-tangan jahil manusia. Dan kita setimbang-sekelas sempat bahwa kitab-kitab sebelumnya nan disebutkan n domestik Al-Quran ialah Dzabur, Taurat dan juga Injil. Jadi sebenarnya ayat diatas sudah layak membuktikan bahwa kitab Taurat dan Bibel sudah dirubah. Sebagi contoh, mari kita baca ayat dibawah ini. Allah berfirman “Hai basyar-orang yang telah diberi Al Kitab, berimanlah kamu kepada apa nan telah Kami turunkan Al quran yang menasdikkan Kitab yang ada puas kamu sebelum Kami merobah roman mu, dulu Kami putarkan ke belakang atau Kami kutuki mereka seperti Kami mutakadim mengutuki makhluk-orang yang mengerjakan maksiat lega musim Sabtu. Dan kekekalan Tuhan pasti berlaku.” QS. 447 Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNya. Pada ayat diatas terletak frase “Membenarkan kitab” yakni kitab Taurat, yang sebelumnya sudah saya berikan ayatnya yang membeningkan mengenai perubahan yang dilakukan oleh orang Yahudi kepada kitab Taurat. Kaprikornus sudah tidak perlu diragukan sekali lagi bahwa frase “Membenarkan kitab-kitab sebelumnya” plong ayat diatas yakni bukti bahwa kitab Taurat dan Bibel telah dirubah. • Bukti Dari Alkitab Bahwa Kitab Taurat Sudah Dirubah Dalam Alkitab koteng tuhan telah menubuatkan tentang kemungkaran berpunca Anak laki-laki Israel, bahwa ibni Israel sepeninggalan nabi Musa akan melakukan kerendahan Ulangan 3116 Allah berfirman kepada Musa “Ketahuilah, engkau akan mendapat perhentian bersama-begitu juga nini moyangmu dan nasion ini akan bangkit dan berzinah dengan mengikuti sang pencipta asing yang terserah di negeri, ke mana mereka akan masuk; mereka akan meninggalkan Aku dan mengingkari perjanjian-Ku yang Kuikat dengan mereka. 3117 Pada waktu itu murka-Ku akan bernyala-nyala terhadap mereka, Aku akan meninggalkan mereka dan ondok muka-Ku terhadap mereka, sehingga mereka terlukai habis dan banyak bisa jadi ditimpa malapetaka serta kesusahan. Maka plong waktu itu mereka akan berkata Bukankah malapetaka itu menimpa kita, oleh sebab Halikuljabbar kita tidak cak semau di perdua-tengah kita? 3118 Saja Aku akan ondok wajah-Ku sekali-kali pada perian itu, karena barang apa kejahatan yang telah dilakukan mereka yakni mereka telah menoleh kepada allah lain. 3119 Oleh sebab itu tuliskanlah buaian ini dan ajarkanlah kepada orang Israel, letakkanlah di privat mulut mereka, supaya buaian ini menjadi martir kerjakan-Ku terhadap manusia Israel. Nabi Musa pun telah menubuatkan bahwa Bani Israel akan menafsirkan kitab Taurat Ulangan 3124-30 3124 Detik Musa selesai menuliskan congor hukum Taurat itu kerumahtanggaan sebuah kitab sampai mulut yang pengunci, 3125 maka Musa memerintahkan kepada basyar-orang Lewi pengangkut tabut perjanjian TUHAN, demikian 3126 “Nah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut perjanjian Sang pencipta, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap engkau. 3127 Sebab aku mengenal kedegilan dan tunak tengkukmu. Sedangkan kini, selagi aku hidup bersama-sebagai halnya engkau, kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap Sang pencipta, sampai-sampai lagi belakang hari sesudah aku sunyi. 3128 Suruhlah berkumpul kepadaku segala tua bangka-tua bangka sukumu dan para pengatur pasukanmu, maka aku akan mengatakan hal nan berikut kepada mereka dan memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap mereka. 3129 Sebab aku luang, bahwa sesudah aku mati, kamu akan berlaku sangat rusak dan akan menyimpang mulai sejak jalan yang sudah kuperintahkan kepadamu. Sebab itu di kemudian hari malapetaka akan menimpa kamu, apabila dia berbuat yang jahat di ain Tuhan, dan menimbulkan lindu hati-Nya dengan perbuatan tanganmu.” 3130 Lalu Musa menyampaikan ke telinga seluruh jemaah Israel nyanyian ini hingga ucapan yang penghabisan. Dan petunjuk tersebut terpenuhi dan dijelaskan dalam ayat-ayat berikut ini Mazmur 119136 Hari untuk berlaku telah tiba kerjakan TUHAN; mereka telah merombak Taurat-Mu. Yeremia 88 Bagaimanakah kamu gagah berkata Kami bijaksana, dan kami memiliki Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pen haram penyurat sudah membuatnya menjadi bohong. Kaprikornus telah silam jelas bahwa baik Al-Quran maupun Bibel lagi menerima bahwa kitab Taurat itu sudah lalu tidak nirmala sekali lagi dan sudah dirubah-rubah oleh ahli kitab. Contoh Contoh hipokrit kitab yang di klaim laksana Taurat didalam Alkitab bisa dilihat berbunga tiba kitab Peristiwa 11-31. Dimana pengarang bibel serupa itu ngawurnya detik menguraikan proses penciptaan alam seberinda yang terkadang enggak sejalan dengan mantra penahuan. Ulangan 3124 Saat Musa selesai menuliskan perkataan syariat Taurat itu privat sebuah kitab sampai perkataan nan penghabisan, Pada ayat ini Nabi Musa dikisahkan telah SELESAI menuliskan kitab Taurat yang diturunkan maka itu Yang mahakuasa kepadanya sampai lewat. Ulangan 347 Musa berumur seratus dua desimal periode, detik ia sepi; matanya belum bersimbah dan kekuatannya belum hilang. Tapi diayat nan ini Rasul Musa dikisahkan telah Wafat dan dikuburkan. Jadi mana mungkin si penulis bisa menuliskan kisahan mortalitas dan pengkuburan dirinya sediri? Ini membuktikan bahwa kitab yang di klaim kristiani sebagai Taurat telah terjadi penambahan ayat, karena tidak mungkin Utusan tuhan Musa hening bersama-sama nulis tentang kematian dan pengkuburannya sendiri. Dan terserah pula di ayat-ayat yang lain nan mengisahkan tuhan kalah bergulat dengan Yakub, almalik di nasehati oleh Musa, tuhan menyesali perbuatannya dll. Dan semua itu tidak mungkin terjadi puas kitab Taurat yang asli. • Bukti Berasal Bibel Bahwa Kitab Alkitab Telah Dirubah Ancama Yesus kepada Bani Israil nan membuktikan bahwa bani Israil memang suka dan akan menidakkan kitab-kitab sebelumnya dan tercatat Alkitab itu sendiri. Tajali 2218-19 2216 “Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku bakal memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bakal jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.” 2218 Aku bersaksi kepada setiap orang nan mendengar perkataan-ucapan nubuat dari kitab ini “Sekiranya sendiri menambahkan sesuatu kepada perkataan-mulut ini, maka Yang mahakuasa akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. 2219 Dan sekiranya koteng mengurangkan sesuatu dari congor-tuturan berusul kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari tanaman kehidupan dan dari kota putih, seperti yang tertulis di n domestik kitab ini.” Ini adalah ancaman dari mulut Yesus sendiri yang camar tidak dipercayai oleh kaum nasrani bahwa hamba allah-orang di jaman Yesus dan Musa senang mengubah-saling kitab. Itu sebabnya Yesus telah memberikan ancaman kepada mereka yang doyan merombak kitab sejati. Dan sekarang mari kita lihat finalnya, apakah benar bahwa Injil telah dirubah Banyak orang sudah berusaha menyusun satu berita tentang peristiwa-peristiwa nan sudah lalu terjadi di antara kita, seperti mana yang disampaikan kepada kita oleh mereka yang berbunga semula adalah saksi mata dan pelayan firman. Karena itu setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku menjeput keputusan kerjakan membukukannya dengan teratur bagimu, biar engkau dapat mengetahui apa sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh etis. Lukas 11-4 Kitab Lukas yakni keseleo satu dari 4 kitab kanonik nan di klaim maka dari itu kristriani sebagai Injil yang asli. Tapi coba pikirkan lagi, mulai sejak kitab Lukas diatas pahit lidah bahwa dia menuliskannya setelah memeriksa, jadi tak diwahyukan maka dari itu Roh Zakiah. Oleh karena sira mengumpulkan narasi/pemberitahuan burung berpunca khalayak tak, maka tentu sekadar ceritanya bisa etis boleh salah, ingat peribahasa lama, “titip uang bisa kurang, tapi taruh cerita pasti kian”. Jadi sudah sangat jelas bahwa kitab yang ia catat bukanlah Injil yang diturunkan kepada Yesus, melainkan hanyalah kumpulan deklarasi burung yang beredar di limbung masyarakat akan halnya sosok Yesus dan para pengikutnya. Karena keganjilan ini, lain mustahil jika kitab Kumpulan Cerita versi Lukas berlainan dengan cerita versi Matius dan sekali lagi koleksi kisah versi Markus maupun Yohanes. Bahkan tidak menutup kemungkinan pula bahwa kitab-kitab kanonik berbeda cerita dengan kitab PL dan juga surat-surat paulus dan kawan-kawan saat mengisahkan satu resep cerita yg sama. Contoh Apakah Murid-Murid Yesus Dapat Membawa Bekal Tongkat Dalam Perjalanan? A. Boleh Matius 1010 B. Enggak Dapat Markus 68-10 Puas ayat ini saya rasa pengarang bibel kurang rukun kerumahtanggaan menuliskan tentang perbekalan, yang satu sejumlah boleh mengangkut tongkat, tapi nan lainnya bilang tak boleh mengangkut tongkat. Dan masih banyak lagi kerancuan-kerancuan yang ada pada keempat kitab kanonik nan di klaim laksana kitab Injil. Jadi mana mungkin kitab Injil yang tulus isinya boleh bertentanngan seperti ini? Dan keadaan nan paling menggelikan dari kristiani ialah ketika kami mengklaim bahwa Alkitab sudah dipalsukan, mereka bahkan menuntut kami cak bagi menunjukkan kitab nan asli. Maka jika tuntutan yang sama kami berikan ke mereka, apakah mereka bisa menunjukkan kitab Taurat dan Alkitab nan kalis kepada kami? Landang bukti autentik dari Alkitab yang mereka saleh telah lalu jelas membuktikan kepalsuan kitab yang mereka klaim sebagai Taurat dan Injil nan asli. Demikianlah apa yang boleh saya sampaikan, dan semoga kata sandang ini bisa berarti kerjakan kita semua. Aamiin.. 🙂
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Saya seorang muslim, dan saya jumpai sangat jarang umat Islam yang mau mengkaji Al-Qur’an secara mendalam. Hal ini bisa dibuktikan dengan sepinya majelis-majelis ilmu yang di dalamnya ada kajian Al-Qur’an. Saya rasa Kristen pun demikian. Sepinya Gereja pada hari-hari ibadah mereka juga bisa mengindikasikan banyak umat Kristiani yang jarang sekali membuka Alkitab Bible, yang selanjutnya - pada versi Islam - disebut “Injil”. Alhamdulillah saya memiliki Alkitab dan Al-Qur’an. Saya mencoba menyandingkan antara Alkitab dengan Al-Qur’an. Perbedaan yang tampak secara fisik terlihat dari tulisannya, Al-Qur’an berbahasa Arab, sedangkan Alkitab – Cetakan LAI Lembaga Alkitab Indonesia, Jakarta 1992 - berbahasa Indonesia. Cara membacanya pun berbeda, Al-Qur’an dibaca dari kanan, sedangkan Alkitab dibaca dari kiri seperti tulisan pada umumnya. Saya menemukan ada beberapa kesamaan dari sisi kandungan yang ada di dalam kedua Kitab Suci tersebut. Sebagai muslim tentu saya lebih banyak menguasai Al-Qur’an ketimbang Alkitab. Ada beberapa ayat di Alkitab yang ternyata memiliki kesamaan isi kandungannya dengan Al-Qur’an, misalnya dalam persoalan sebagai berikut ;Tuhan itu Esa, TunggalSebagai muslim tentu saya tidak menemukan kesulitan di dalam memahami konsep ketuhanan dalam Islam. Islam memiliki konsep ketuhanan yang dinamakan Tauhid. Banyak ayat di dalam Al-Qur’an yang berbicara tentang keesaan Allah SWT. Misalnya di dalam Al-Ikhlash yang berbunyi “Qul huwallahu ahad …” Al-Ikhlash ayat 1, “Katakanlah Muhammad Dia-lah Allah Yang Maha Esa…”. Kemudian di dalam Al-Baqarah ayat 163 juga disebutkan, “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” Al-Hasyr ayat 22 juga menyebutkan, “Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” Dan masih banyak ayat-ayat lain yang menyebutkan bahwa Allah itu Esa atau Tunggal. Ayat-ayat “Injil” ternyata juga banyak yang menyebutkan bahwa Tuhan itu Esa. Misalnya di dalam Kitab Perjanjian Lama, Ulangan 6 Ayat 4 menyebutkan, “Dengarlah hai Israel TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!”. Kemudian di dalam Ulangan 4 Ayat 35 disebutkan, “Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa TUHANlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.” Ada lagi di dalam Ulangan 4 Ayat 39, “Sebab itu ketauhuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa TUHANlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain.” Dan tentunya masih banyak ayat-ayat “Injil” yang lain yang serupa dengan ayat-ayat di atas. Secara literal, jelas sekali antara Al-Qur’an dan Alkitab memiliki kesamaan di dalam menyebutkan bahwa Tuhan Allah itu esa. Esa jika kita buka di dalam KBBI artinya tunggal atau satu. Hal inilah yang meyakinkan Ust. Insan L. Mokoginta mantan Kristen, Dr. Yahya Waloni mantan Pendeta, dan juga Irena Handono mantan biarawati meyakini bahwa Tuhan itu satu. Dalam beberapa ceramahnya yang saya jumpai, hal inilah yang menjadi alasan bagi mereka untuk lebih memilih konsep keesaan Tuhan yang dipahami oleh Islam. Yesus Nabi Isa as adalah Nabi atau Rasul Utusan Tuhan Selain kesamaan dalam konsep ketuhanan, Alkitab dan Al-Qur’an juga memiliki kesamaan di dalam menyebut Yesus baca Nabi Isa sebagai Rasul utusan Tuhan. Dengan gamblang, di dalam Perjanjian Baru, Matius 10 ayat 5 menyebutkan, “Jawab Yesus Aku diutus kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” Yohanes 7 ayat 40 menyebutkan, “Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan itu, berkata “Dia ini benar-benar nabi yang akan datang.” Di dalam Yohanes 17 ayat 3 disebutkan , “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan Mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” Selanjutnya di dalam Yohanes 17 ayat 8 disebutkan, “Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepadaKu telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari padaMu, dan mereka percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” Dan masih banyak ayat-ayat lain yang menyebutkan bahwa Yesus adalah Nabi atau utusan Allah. Al-Qur’an telah jelas menyebutkan bahwa Nabi Isa adalah utusan Allah. Sebagaimana disebutkan di dalam Surat An-Nisa ayat 171. “Sesungguhnya Almasih Isa Putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-Nya". QS. An-Nisa ayat 171. Ayat ini dipertegas lagi oleh Hadits Nabi yang menyebutkan bahwa Nabi Isa akan diutus oleh Allah SWT di kemudian hari menjelang kiamat, Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Demi Zat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, putra Maryam benar-benar akan segera turun ke tengah-ketengah kamu sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, akan membunuh babi, dan akan menghapuskan jizyah. Harta saat itu akan melimpah sehingga tidak ada seorang pun yang akan menerimanya. Sehingga sujud satu kali saja kala itu jauh lebih baik dari dunia dan isinya". HR Bukhari. Babi itu Haram ! Titik temu yang selanjutnya yaitu pada persoalan memakan daging babi. Islam melalui Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 3 sudah jelas menyebutkan, “Diharamkan bagimu memakan bangkai, darah, daging babi, daging hewan yang disembelih atas nama selain Allah…”. Surat Al-Baqarah ayat 173 dan Surat An-Nahl ayat 115 juga menyebutkan daging babi itu haram. Ayat-ayat tersebut juga didukung oleh hadits Nabi SAW, salah satunya yaitu hadits yang diriwayatkan Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan khamr dan hasil penjualannya dan mengharamkan bangkai dan hasil penjualannya serta mengharamkan babi dan hasil penjualannya.” HR. Abu Daud. Kita lihat di dalam Alkitab atau Bible. Di dalam Imamat 11 ayat 7 disebutkan, “Demikian juga babi, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu.”. Informasi yang saya dapatkan dari ceramah Ust. Insan L. Mokoginta, babi pada Imamat 11 ayat 7 tersebut ada perbedaan pada Alkitab cetakan-cetakan yang berikutnya. Namun secara kebetulan Alkitab yang saya miliki ini cetakan tahun 1992, sehingga pada kata “babi” belum ada tambahan kata “hutan”. Sangat jelas bahwa Al-Qur’an dan Alkitab memiliki kesamaan di dalam pengharamannya terhadap daging babi. Para ulama fiqih juga telah sepakat bahwa hukum memakan daging babi adalah haram, baik itu babi hutan maupun babi ternak yang ada pada umumnya. Sehingga umat Islam tidak ada keraguan terhadap keharaman daging babi secara mutlak. Kewajiban Khitan Bagi Laki-laki Saya kira semua umat beragama mengetahui bahwa khitan adalah memotong sedikit kulit yang menutupi ujung kemaluan laki-laki. Lebih luas lagi pembahasannya jika dikaji melalui pendekatan ilmu kesehatan. Akan tetapi dalam pembahasan kali ini kita hanya membicarakan syariat khitan yang disebutkan di dalam Al-Qur’an dan Injil. Saya akan berangkat dari Alkitab terlebih dahulu, karena kata “khitan” justru belum saya temukan di dalam Al-Qur’an, walaupun umat Islam tidak ada perselisihan mengenai kewajiban khitan bagi laki-laki. Ajaran khitan dapat kita jumpai sangat banyak pada Kejadian 17 ayat 10 14. Saya kutip Kejadian 17 ayat 14 saja, berbunyi, “Dan orang-orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak di kerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” Pada ayat-ayat yang lain juga menyebutkan bahwa Abraham Nabi Ibrahim AS. dikhitan pada usia 99 tahun Kejadian 17 ayat 24, dan anaknya, Ismael Nabi Ismail AS. dikhitan pada usia 13 tahun Kejadian 17 ayat 25. Sedangkan di dalam Al-Qur’an tidak secara eksplisit menyebutkan syariat khitan. Hanya saja Al-Qur’an secara implisit memerintahkan kepada umat Muhammad SAW agar mengikuti syariat Nabi Ibrahim AS. Sebagaimana yang disebutkan di dalam An-Nahl ayat 123 yang berbunyi, “Kemudian Kami wahyukan kepadamu Muhammad, “Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif. Dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah”. Mengenai syariat khitan yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS ini disebutkan di dalam hadits Nabi SAW yang diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Nabi Ibrahim AS berkhitan setelah berusia delapan puluh tahun dan beliau khitan dengan menggunakan kampak”. HR. Bukhari juz 7, hal. 143. Mengenai ajaran khitan, justru “Injil” telah merinci dengan jelas dan tegas akan kewajibannya. Bahkan menghukum laki-laki yang tidak berkhitan. Islam tidak menurunkan syariat khitan melalui ayat Al-Qur’an, akan tetapi Allah menjelaskannya melalui lisan Rasulullah SAW seperti yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, Fithrah itu ada lima 1. Khitan, 2. Mencukur rambut kemaluan, 3. Mencabut bulu ketiak, 4. Memotong kumis, dan 5. Memotong kuku”. HR. Bukhari juz 7, hal. 143. Membuat PatungGambar wajah Yesus dan Maria hampir dipastikan terdapat disemua umat kristen. Dan umumnya mereka sangat menghormati patung, gambar atau lukisan wajah Yesus dan Ibunya Maria. Padahal sangat jelas Allah melarang dalam Alkitab, membuat atau menyembah kehadapan patung. Keluaran 20 ayat 4 dan 5 menyebutkan, “Janganlah membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Janganlah sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu …” Ulangan 4 ayat 23 menyebutkan, “Hati-hatilah, supaya jangan kamu melupakan perjanjian Tuhan, Allahmu, yang telah diikat-Nya dengan kamu dan membuat bagimu patung yg menyerupai apapun yang oleh Tuhan, Allahmu dilarang kau perbuat.” Imamat 26 ayat 1 juga menyebutkan, “Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu, juga baru berukir janganlah kamu tempatkan di negrimu untuk dujud menyembah kepadanya, sebab Akulah Tuhan, Allahmu.” Dan masih banyak ayat-ayat yang lain yang berbunyi senada dengan ayat-ayat di atas. Sedangkan Islam tidak memiliki perbedaan tentang keharaman membuat patung untuk disembah. Dalam Al Qur’an Allah Ta’ala berfirman“Dan ingatlah, ketika Ibrahim berkata Ya, Tuhanku, jadikanlah negeri ini Mekah, negeri yang aman, dan jauhkanlah Aku beserta anak cucuku dari pada menyembah berhala-berhala. Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barang siapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” 14 35-36. “dan berhala-berhala yang mereka seru selain Allah, tidak dapat membuat sesuatu apapun, sedang berhala-berhala itu sendiri dibuat orang. Berhala-berhala itu benda mati tidak hidup, dan berhala-berhala tidak mengetahui bilakah penyembah-penyembahnya akan dibangkitkan.” 1420-21. Kemudian di dalam Al-An’aam ayat 74 juga disebutkan “dan ingatlah di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.” 674Ayat-ayat di atas saya kira bisa dijadikan titik temu antara Alkitab dengan Al-Qur’an dalam persoalan larangan membuat patung/berhala untuk disembah. Akan tetapi larangan ini sepertinya tidak diindahkan oleh kebanyakan umat kristiani dan beberapa umat Islam. Bukti kristen membuat patung bahkan disembah yaitu, tanda salib, patung Yesus, patung Yosef, patung Malaikat, patung Bunda Maria, pohon Natal, dan patung-patung yang lainnya. Hal lainnya pada perayaan PASKAH ada upacara penciuman patung Yesus yang di SALIB, itulah bukti penyembahan mereka terhadap berhala-berhala. Dan tentunya Nabi Isa alaihissalam yang mereka klaim sebagai Tuhan Yesus, tak mungkin mengajarkan untuk menyembah selain KiblatSetiap umat memiliki kiblatnya masing-masing, setiap umat memiliki arah masing-masing kemana dia menghadap. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Al-Qur’an ayat 148. “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Dalam Alkitab disebutkan dengan jelas bahwa Shalat itu harus menghadap kiblat, ini ayatnya Mazmur 5 ayat 8, “Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau. Mazmur 138 ayat 2, “Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. Yehezkiel 44 ayat 4, “Lalu dibawanya aku melalui pintu gerbang utara ke depan Bait Suci; aku melihat, sungguh, rumah TUHAN penuh kemuliaan TUHAN, maka aku sujud di dalam ajaran Islam, menghadap kiblat dalam shalat adalah syarat sah shalat. Para ulama telah ber-ijma akan kewajiban menghadap kiblat dalam pelaksanaan shalat. Kewajiban menghadap kiblat ini berdasarkan al-Qur’an, al-Sunnah dan ijma. “Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.” 144. Kemudian dipertegas di dalam hadits, “Jika engkau hendak mendirikan shalat maka sempurnakanlah wudhumu, kemudian menghadap-lah ke kiblat lalu bertakbirlah.” HR. al-Bukhari Muslim.Ayat-ayat tersebut di atas bisa menjadi bukti bahwa terdapat titik temu Alkitab dengan Al-Qur’an dalam persoalan menghadap kiblat di dalam shalat. Masih terdapat banyak titik temu antara Alkitab dengan Al-Qur’an dalam persoalan-persoalan yang lain. Terutama di dalam menceritakan kisah-kisah para Nabi dan Rasul terdahulu. Tulisan ini hanya membahas pesoalan-persoalan pokok yang menjadi titik temu antara dua kitab suci tersebut. WALLAHU’ALAM. Lihat Bola Selengkapnya
ayat alquran tentang injil palsu