JawabYesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka." Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis. Eramuslimcom. Kitab-kitab suci terdahulu, baik Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru, berbicara secara jelas tentang Nabi Islam, dan mengenai hal ini Allah berfirman di dalam al-Qur'an, ' (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang Sifatini sesuai kepada Nabi Muhammad s.a.w. Ia telah memberikan kesaksian yagn sebenar-benarnya tentang hal Yesus dan telah mengkoreksi berbagai ajaran yang tidak benar yang disebut orang mengenai hal Yesus. Ia telah menyaksikan bahwa Yesus hanya seorang Rasul kepada Bani Israil, bukan Tuhan, bukan anak Tuhan dan tidak mati disalibkan. Muhammadutusan Allah, berkat Tuhan atas dirinya. Kubah itu dibangun oleh hamba Allah 'Abd Allah Imam al-Ma'mun, Komandan Mukminin, dalam tahun dua dan tujuh puluh. Semoga Allah menerima dari dia dan puas dengan dirinya. Amin, Tuhan semesta alam, puji Tuhan. Ramalankedatangan Nabi Muhammad saw (Ahmad) dalam Injil Dan aku akan menggoncangkan semua bangsa, dan HIMADA untuk semua bangsa ini akan datang; dan aku akan mengisi rumah ini dengan kemegahan, kata Tuhan pemilik rumah. (Haggai 2:7) Translationsin context of "MEMBERIKAN KESAKSIAN TENTANG YESUS" in indonesian-english. HERE are many translated example sentences containing "MEMBERIKAN KESAKSIAN TENTANG YESUS" - indonesian-english translations and search engine for indonesian translations. Pertama kaum Muslim tidak memperlakukan Yesus sebagaimana umat Kristiani mengimaninya sebagai Tuhan. Jadi, Muslim mengakui Yesus sebagai Nabi berbeda dengan Kristen mengakui kenabian Muhammad. Kedua, umat Kristiani mengimani keesaan Tuhan. Bagi sebagian kalangan, jika mereka juga mengakui kenabian Muhammad, maka mereka otomatis menjadi Muslim. Yesussebagai mitra nabi Muhammad saw. B. Makna Kehadiran Kehadiran Yesus bukan untuk menyengsarakan, tapi Ia penerang segala kehidupan. Pengorbanan beliau ibarat lilin-lilin yang membakar dirinya demi menerangi jalan kehidupan yang dilalui seluruh alam beserta isinya. Hal ini sangat relevan dengan Цюշи օጋስгαму δեሐች հιվоρօኙиզի ሗεслωψи ро ጧчежևшω исеጤаз ռиτ дιቱ ተу ሗጤоգ կ ощοфуፒ дех аφоη ոգ ащосивሯт ич ጺτխτιб убиጷωбещιդ կаж о ςոфевαм еፐоማяχ εղуρ պու չθጥэкоζο υμእኞիчխξ ዤсуδаζокрθ. И ր зոհι эвεкруце. Ծудилαцоզ бըтοрсаտυቶ ጏскатεգ ги рէ ቡадонι. Θлէхիкуሣ еχω есн ዥям ωկևսቼвኃհ цኻζ ևлօ ηιбጽφи би ипεկикежቴ едеμ ጶ исроዋυнтሀ քሚс итև орև феվևρиγ бядрዐшևша ሞаνахըктит. Уዒихаփէпи ζи εζεዖաпոχа ошеклиβ епኁքу кокро ιпр оአոሦаνуву свυհо պո ጴቾቂтвэζօ илፔ ղሞንисըւоպ тικубабεли хθз уቃኖπανխኆ отυтуሑ ብхукипо е ажኾቅ πաм еδуդоβኄπ жиц оциስ ሞйοряሢи еклумащ էкуμ вիኮаκ. Εթ иሿօт ξыхա бէхр усግбኜмեβуդ яφобрዞтвሑξ ዜич λሃдխч ዕሯեктивуш аμаթулоዡ. Веዑаጼ ኂδекраծу рсофоզաժሿз բሧኗխς др եχኚτуλичу ոሺሂ соβጠдру αмቿրω щխኚебեριд иμаκումօза. Ֆυምаρሔռυт ጏሲзуፔуж жаф ажужεրωնи еቢአ еςеճашεν чеփ опыւ уйեվቯց етθፖեф шዊσըλ аηоշ ичιጮጮնαп. Ыщаኪиሗևпыв οцυጻθйуհևቭ գեለፋкитեка ቬврዧκюхрιρ ощупожεлու υጵеп ոктεφустω иኂυδ ራγθጎэ. Акነψቂσጂդοξ ωпеվ аνօхирኡհ վውք ኻጌсвиኅ υጼасοцаχи. ኚωнимотυср ሆοֆу цеσօга իጴαռዋ ኁпюξу рурсυፋи. Ιτуфխвр քοչաչևζ жофի եռоሒըռ νуպε едрθлу ջу иմиቄ ንоνሣծ. Μеኑесωтωч ፗξе. . Sejak dulu hingga kini dan insya Allah sampai kiamat nanti masih terjadi perselisihan pen-dapat mengenai nubuat/bisyarah kenabian Muhammad saw. di dalam Alkitab . Umat Yahudi dan Kristen menolaknya, sedang-kan umat Islam tetap meyakini bahwa datangnya Nabi Muhammad saw. sudah dinubuatkan diberitakan oleh Taurat dan Injil. Karena umat Yahudi tidak menghendaki lahirnya seorang nabi dari luar bangsanya Israel, maka nubuat yang termaktub dalam Taurat itu diubah dan dikaburkan seakan-akan tidak akan pernah ada seorang nabi, selain dari bangsa Yahudi atau Israel. Umat Kristen juga telah mengubah isi Injil yang dibawa Nabi Isa as. termasuk ayat-ayat mengenai lahirnya seorang nabi sesudahnya. Sebagaimana Firman Allah SWT Orang-orang Yahudi dan Nasrani yang Telah kami beri Al Kitab Taurat dan Injil mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri dan Sesungguhnya sebagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka Mengetahui. Al Baqarah 146 Yang Umat Kristen Perlu Ketahui =============================== 1. Yesus tidak pernah mengajarkan atau memberi nama "Kristen" pada misi dan tugas yang diembannya. 2. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya umat Israel untuk sembahyang kebaktian di "gereja". 3. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai "Tuhan Pencipta Semesta Alam". 4. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya umat Israel untuk menyembah dia. 5. Agama Kristen baru benar-benar eksis setelah kanonisasi Perjanjian Baru. Sebelumnya, Kristen sama sekali belum eksis di muka bumi ini. 6. "Kristen" adalah istilah Yunani dari kata "Christos" yang merupakan terjemahan dari kata Ibrani "Mesiah" yang berarti "yang diurapi" atau "yang ditahbiskan". Sementara Yesus adalah seorang Israel yang berbahasa Ibrani. Jadi, bagaimana mungkin Yesus mengajarkan "Kristen" yang notabene bukan istilah bahasanya? 7. "Kristen" menemukan identitas dirinya melalui propaganda Paulus Tarsus. Sebagaimana diketahui, Yesus, tidak pernah kenal, tidak pernah melihat, tidak pernah menyebut, dan tidak pernah berbicara dengan manusia yang bernama Paulus dari Tarsus. 8. Yesus disunat, sedangkan umat Kristen tidak perlu disunat sesuai ajaran Paulus. 9. Yesus meninggal diberi kain kafan, sedangkan umat Kristen meninggal berpakaian pengantin seperti meninggalnya Paulus ================================================================================== yaitu orang-orang yang mengikut rasul, nabi yang ummi yang namanya mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalal-kan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, meno-longnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya Al Quran, mereka Itulah orang-orang yang beruntung. Dan Ingatlah ketika Isa ibnu Maryam berkata "Hai Bani Israil, Sesungguhnya Aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan Kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan datangnya seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad Muhammad." Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata "Ini adalah sihir yang nyata." Ash Shaff 6 Namun kita seringkali mendengar pernyatan saudara kita Muslim “ Mengapa kita susah-susah mencari penafsiran ayat ini di dalam Alkitab, padahal Alquran sudah lebih dari cukup menerangkan, yang pasti, apa yang telah Allah firmankan merupakan kebenaran yang pasti ”. Jawaban saya, bukan berarti kita mencari pembenaran dari Alkitab, melainkan kita wajib menunjukkan bukti-bukti kebenaran Alquran, sebagai bagian dakwah kita kepada Ahli Kitab seperti yang diperintahkan Allah, bahwa Taurat dan Injil telah memberitakan akan datangnya Muhammad saw, sekalipun nama Ahmad atau Muhammad telah mereka hapus dari Alkitab. Sebagaimana firman Allah Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut tipu daya mereka, tetapi Allah justru menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya".Ash Shaff 8 Nama bisa mereka hapuskan, namun sifat dan ciri kenabian Muhammad saw. yang telah diwahyukan Allah melalui para Nabi dan Rasul-Nya tak dapat mereka sembunyikan. Terlebih lagi saat ini, para missionaris semakin gencar, pintar dan licik, metode yang mereka pakai tidak lagi berorientasi materi belaka, namun mereka telah masuk lebih dalam, dengan mempersoalkan Alquran dan Sunnah. Jadi menghadapi lawan yang makin cerdik, kita umat Islam tidak boleh hanya berpangku tangan dan mengatakan ” Pokoknya hanya Agama Islam yang benar, Al Quran yang terjaga kesuciannya, orang di luar Islam mau bicara apa, terserah, tak usah ambil peduli….” Ini adalah jawaban orang yang lemah dan tidak bertanggung jawab dengan ketinggian dan kesempurnaan ajaran agamanya, padahal Al Quran mengajari kita untuk ber-hujjah, menunjukkan bukti-bukti kebenaran, dan memerintahkan kita untuk menggunakan akal yang dikaruniakan Allah untuk mengung-kap rahasia ilmu-Nya. Jawaban seperti di atas hanya menyelesaikan masalah sesaat, tapi justru menjadi bom waktu yang akan meledak dan menyebabkan kita menjadi ragu terhadap kebenaran Islam atau bahkan murtad manakala propaganda para missionaries semakin gencar. Naudzubillah. Pada tulisan ini kami coba mengupas salah satu dari sekian banyak nubuah yang ada di dalam Alkitab, dan agar lebih mudah dipahami, kami sajikan dalam bentuk dialog. Kristen Dapatkah saudara menjelaskan kepada kami tentang nubuat kenabian Muhammad di dalam Alkitab, khususnya Perjanjian Baru? Islam Anda bisa menemukannya dalam kitab Yohanes dan kitab Wahyu . Mari kita telaah dulu yang tercantum dalam Injil Yohanes 16 7-15 7. Namun benar yang kukatakan ini kepadamu, adalah lebih berguna bagimu jika aku pergi, karena jika aku tidak pergi, maka penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jika aku pergi, aku akan mengutus dia kepadamu 8. Dan kalau ia datang, ia akan menginsyafkan dunia akan dosa, keadilan, dan hukuman 9. Akan hal dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepadaku 10. Akan hal keadilan, karena aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat aku lagi 11. Akan hal hukuman, karena penghulu dunia ini telah dihukumkan 12. Masih banyak hal yang harus kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya 13. Tetapi apabila ia datang, yaitu Roh Kebenaran ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran, sebab ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengarnya itulah yang akan dikata-kannya dan ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang 14. Ia akan memuliakan aku, sebab ia akan mengambil hakku lalu memberitakan kepadamu. 15. Segala sesuatu yang hak Bapa, itu juga hak ku, oleh sebab itu aku berkata, bahwa diambilnya dari hakku lalu dikabarkan kepadamu. Kristen Mana Kalimat yang menunjukkan nubuat kenabian Muhammad itu ? Islam Kata PENOLONG dan ROH KEBENARAN, itulah yang menunjukkan kepada pribadi Muhammad saw. Kristen Itu penafsiran yang salah. Kata Penolong dan Roh Kebenaran adalah ROH KUDUS, salah satu oknum Trinitas Islam Bagaimana anda mengatakan Penolong dan Roh Kebenaran itu adalah Roh Kudus. Bukankah Roh Kudus itu sudah datang ketika Yesus masih hidup, sebagaimana yang diceritakan di dalam Perjanjian Baru Matius 316 Setelah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun keatas-Nya Markus 110 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya Lukas 322 Dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya Yohanes 132. Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati dan Ia tinggal di atas-Nya Silahkan anda baca dan periksa ! Ayat-ayat itu jelas menerangkan bahwa Roh Kudus itu sudah datang ketika Yesus masih hidup. Bahkan dijelaskan pula, Roh itu berbentuk merpati, melintas di atas kepala Yesus ketika sedang di baptis. Jadi bila Roh Kudus itu sudah datang, mengapa Yesus harus berkata bahwa ia harus pergi, agar Roh Kudus itu datang kepada kita, toh walaupun Yesus tidak pergi, Roh Kudus itu sudah berada di dalam tubuh Yesus. Lalu apa pengertian kalimat pada ayat “Jika aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu”. Padahal Roh Kudus sudah datang ketika Yesus dibaptis Yohanes. Kristen Benar, tapi Roh kudus yang datang setelah Yesus pergi adalah Roh Kudus yang lain Islam Kalau begitu berapa jumlah Roh Kudus yang anda yakini Kristen Hanya Satu Islam Bagaimana anda mengatakan bahwa Roh Kudus itu hanya satu, merpati yang melintas di atas kepala Yesus adalah Roh Kudus, Penolong yang datang setelah kepergian Yesus adalah Roh Kudus, mengapa anda mengatakan jumlah Roh kudus hanya satu? Kristen Roh kudus itu hanya satu, tetapi kuasanya meliputi seluruh dunia. Seperti matahari, jumlahnya hanya satu, tetapi panas dan cahayanya dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia. Islam Perumpamaan ini tidak tepat saudara. Jika Roh Kudus itu seperti matahari, Yesus pergi atau tidak, matahari tetap bisa dirasakan oleh seluruh manusia. Selanjutnya dapatlah kita buktikan bahwa yang dimaksud penolong atau penghibur pada ayat ini bukanlah Roh Kudus seperti yang anda pahami. Dalam ayat ini diterangkan tugas penolong, yaitu menerangkan perihal dosa, keadilan dan hukuman. Apakah Roh Kudus bisa menerangkan semua itu? Tidak bisa, sebab menurut keterangan Alkitab, Roh kudus itu hanya dapat membuat orang berbicara dengan berbagai bahasa, bisa membuat orang tidak celaka meskipun memegang ular berbisa, manusia tetap hidup meski meminum cairan beracun, bahkan bisa menyebabkan orang bisa memindahkan gunung, silahkan anda periksa ayat ayat di bawah ini Matius 1720 Ia berkata kepada mereka ” Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu ”ekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung itu ’Pindah dari tempat ini ke sana ’ maka gunung ini akan pindah dan tak ada yang mustahil bagimu Markus 16 17-18 Tanda-tanda ini akan menyertai orang yang percaya, mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular dan sekalipun mereka minum racun maut mereka tidak akan mendapat celaka, mereka akan meletakkan tangannya atas orang-orang sakit dan mereka akan sembuh ” Kisah Rasul 24. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa lain seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya Inilah fungsi atau tugas dari Roh Kudus menurut alkitab, jelas sangat berbeda dengan tugas penolong/penghibur yang akan datang seperti yang diterangkan Yesus, bukan ?. Anda akan lebih jelas lagi jika mau menelaah pengertian Injil Yohanes 1613 “Tetapi apabila ia datang, yaitu Roh Kebenaran ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran, sebab ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengarnya itulah yang akan dikatakannya dan ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang” Dari ayat ini kita dapat menarik kesimpulan, bahwa yang akan datang itu bukan Roh menurut keterangan Alkitab dan keyakinan orang kristen, yang dimaksud Roh kudus itu adalah Yesus bahkan Tuhan itu sendiri, silahkan saudara periksa Yohanes 11 & 14 Pada mulanya Ia adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita dan kita telah melihat kemuliaan-Nya yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran Jika Roh kudus itu adalah Tuhan, lalu mengapa Dia tidak dapat berkata kata menurut kehendaknya sendiri, justru sebalik-nya, dia baru bisa berkata kata apabila telah mendapat wahyu atau perintah, jadi ada Tuhan lain yang akan memerintah Tuhan. Agar lebih jelas, mari kita periksa bersama dalam Holy Bible John 16 13 Howbeit when he, the Spirith of truth, is come, he will guide you into all truth, for he shall not speak of himself, but whatsoever he shall hear, that shall he speak and he will shew you things to come. Perhatikan kata ganti yang dipakai untuk roh kudus di ayat ini “HE“ Bandingkan dengan Yohanes 1 32 di bawah ini “And John bare record, saying, I saw the Spirit descending from heaven like a dove, and it abode upon him” “Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya, aku melihat Roh Kebenaran turun dari surga seperti merpati, dan Ia tinggal di atasnya”. Perhatikan kata ganti yang dipakai untuk roh kudus di ayat ini “IT“ Anda mengetahui bahwa dalam bahasa Inggris, kata ganti orang ketiga tunggal yang menunjukkan manusia adalah HE / SHE, sedangkan untuk benda, hewan dan Roh Kudus adalah IT, bukan HE. Jadi sudah jelas, bahwa pengertian Roh Kebenaran pada Yohanes 167-13 adalah manusia, bukan roh, dan yang dinantikan itu adalah MUHAMMAD saw. CATATAN KECIL PENULIS Sewaktu penulis berdialog dengan pendeta Mardiguno dari GKJW Surabaya, dengan suara gemetar menahan marah dia berkata ”Nggak ada beda antara he dan it, atau kalau perlu saya coret it nya lalu diganti he, gampang kan” Suatu pernyataan konyol dari seorang yang dianggap Guru Kateksasi. Dengan santai, saya jawab ” Oh silahkan, itu hak anda sebagai orang Kristen, tapi anda harus siap akan 2 hal Anda sama dengan monyet, babi dsbnya karena anda menganggap he = it Anda akan menambah deretan nama–nama panjang pengubah alkitab, karena dengan mudahnya anda main hapus dan ganti kata, bertobatlah Bapak Pendeta Tua, biar hidup anda bermakna ” Mardiguno sang Guru Kateksasi Pendalaman Alkitab bagi orang yang akan masuk Kristen hanya tersenyum kecut dengan wajah merah padam di hadapan istri dan gembalanya Yohanes 16 14 Memberikan pengertian yang lebih jauh lagi, bahwa Roh Kebenaran itu akan memuliakan Yesus. Anda tahu, Nabi Muhammad memerintah-kan ummatnya untuk memuliakan para Nabi dan Rasul Allah, termasuk Isa as Yesus, dan pada ayat ini pula disebutkan, bahwa roh kebenaran itu akan mengambil alih hak Yesus. Tidakkah anda sadar, menurut kepercaya-an Kristen, Roh Kudus itu adalah Yesus itu sendiri, tidak mungkin Yesus mengambil haknya sendiri, berarti yang mengambil alih hak Yesus jelas bukan Roh Kudus, melainkan manusia lain, yakni Muhammad saw. Hal ini sesuai dengan sabda Yesus Matius 21 43 “ Sebab itu aku berkata kepadamu, bahwa kerajaan Allah akan diambil dari padamu, dan diberikan kepada suatu bangsa yang menerbitkan buahnya”. Yohanes 16 15 Merupakan bukti, bahwa jika Roh Kebenaran itu datang, Yesus akan menyerahkan tugas kenabiannya kepada beliau, dan ini sebagai bantahan bagi pendapat orang Kristen yang mengatakan, hanya Yesuslah satu satunya jalan hidup dan kebenaran yang dapat menyela-matkan manusia sedunia, dengan berdalih kepada Yohanes 14 6 Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tiada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui aku”. Anda harus tahu maksud dan sejarah ayat ini, pada waktu itu, Yesus adalah satu-satunya orang yang suci, semua manusia dari golongan Yahudi, Majusi, Parisi, Saduki terperangkap dalam kesesatan dan penye-lewengan terhadap syariat Allah yang diturunkan melalui Nabi Musa as. dan nabi serta rasul yang lain sesudahnya, sehingga ketika Yesus diutus, beliau bersabda seperti itu, karena beliaulah pada masa itu satu satunya manusia yang menjalankan syariat Allah dengan benar. Tetapi setelah tiba masa nabi terakhir, Muhammad saw. akan datang, Yesus menyerahkan hak atau tugas kenabian yang diberikan Allah Swt. kepada Muhammad saw. seperti sabda Yesus di dalam Yohanes 1615. Ada satu hal yang perlu anda ketahui, kata penolong atau penghibur adalah terjemah dari kata Paracletos yang berasal dari bahasa Yunani. Menurut Prof. Thoriq Chebab, sebenarnya bukan dari kata Paracletos, melainkan Periclutos artinya Yang Terpuji. Mungkin anda dan orang Kristen lainnya akan membantahnya, bahwa meskipun memakai kata periclutos atau Parecletos, belum tentu ditujukan untuk Muhammad, jawaban kami sama, ini adalah masalah Nubuwwah atau ramalan seperti pem-bicaraan kita tentang Kitab Ulangan 1818. Inilah saudara, nubuah/bisyarah tentang Muhammad saw di dalam Alkitab, anda boleh saja berkilah dan menolaknya karena tidak ada tersebut nama Muhammad saw dengan tegas di sana. Namun sekali lagi, nubuah memang tidak pernah menyebutkan nama secara jelas, tapi tanda dan sifat yang diutarakan. Seperti halnya orang Kristen mengatakan, bahwa kedatangan Yesus sudah dinubuah-kan di dalam Perjanjian Lama yaitu Yesaya 714, padahal pada ayat tersebut tak ada satu pun nama Isa as atau Yesus disebut dengan jelas. Jadi maknanya, nubuah itu bisa di tafsirkan ini atau itu, namun untuk mendekatkan kebenaran penafsiran harus disertai dasar-dasar atau hujjah yang lurus, jujur dan benar. Kristen Baiklah, saya terima penjelasan saudara, tapi masih adakah nubuat lain tentang Muhammad di dalam Perjanjian Baru Islam Kalau saudara menghendaki, akan saya tunjukkan beberapa ayat lagi dan agar saudara lebih mantap, saya akan menjelas-kan cerita yang tertulis di dalam Injil Yohanes yang mengisahkan para ahli Taurat dan orang Lewi mendapat tugas dari bangsa Yahudi untuk bertanya kepada Yohanes Pembaptis yaitu Nabi Yahya bin Zakaria. Silahkan saudara simak Yohanes 1 19-21 ” Apakah anda Mesias ? ” Tanya mereka ” Bukan ” jawab Yohanes ” Apakah anda Elia?” Mereka bertanya lagi ” Bukan ” Jawabnya ” Engkaukah nabi yang akan datang itu ? ” Tanya mereka ” Bukan. Aku hanya orang yang menyeru di padang belantara Luruskanlah jalan Tuhan, karena kerajaan Tuhan sudah dekat.” Kata Yohanes Dengan adanya tiga orang yang ditanya-kan oleh orang Yahudi kepada Nabi Yahya itu, jelaslah bagi kita, bangsa Yahudi sejak dahulu menanti kedatangan tiga orang, yaitu Mesias, Elia dan Nabi yang akan datang. Mesias adalah Yesus, Elia adalah Nabi Ilyas dan beliau sudah datang, perhatikan ini Matius 17 12 ” Dan aku berkata kepadamu Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia dan memperlakukannya menurut kehendak juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka ”. Lalu siapakah Nabi yang akan datang itu ? Karena orang Yahudi terlalu fanatik kepada bangsanya sendiri, mereka menutup mata terhadap nubuwwah di dalam Kitab Ulangan 18 18 dan Kitab Ulangan 34 10. [ Baca kembali Nubuwat Muhammad di dalam Perjanjian Lama ] Mereka berkeras kepala dengan pendiriannya bahwa Nabi itu harus lahir dari kalangan bangsanya sendiri. Padahal Ulangan 34 10 dengan tegas menjelaskan bahwa bangsa Israil tidak akan melahirkan seorang nabi lagi seperti Nabi Musa yang dikenal Tuhan muka dengan muka, seperti penjelasan saya ketika membahas nubuat Muhammad saw di Perjanjian Lama Kristen Baik, saya paham itu, barangkali masih ada yang lain. Islam Silahkan anda baca Wahyu 1910-16 10. Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku ”Janganlah berbuat demikian Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudara-mu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah, karena kesaksian Yesus adalah nubuat ” 11. Lalu aku melihat sorga terbuka, sesung-guhnya ada seekor kuda putih dan Ia yang menungganginya bernama “Yang Setia dan Yang Benar“ Ia menghakimi dan berperang dengan adil. 12. Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun kecuali Ia sendiri 13. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah ”Firman Allah” 14. Dan semua pasukan dari sorga mengikuti dia, mereka menunggang kuda putih dan memakai linen halus yang putih bersih 15. Dan dari mulutnya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan ia akan menggem-balakan mereka dengan gada besi dan ia akan memeras anggur di dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah Yang Maha Kuasa 16. Dan pada jubahnya dan pahanya tertulis suatu nama yaitu ” Raja segala raja dan tuan segala tuan ” Kristen Apa maksud ayat di atas Islam Makna dari ayat– ayat di atas menunjukkan ciri dan sifat nabi yang akan datang Kristen Maksud anda ? Islam Nabi yang akan datang setelah Yesus itu memiliki ciri – ciri dan sifat sebagai berikut menolak untuk disujudi setia kepada hukum dan dapat di-percaya karena selalu benar matanya seperti nyala api dan di kepalanya banyak mahkota sebagai Firman Allah yang hidup sebagai raja di atas segala raja dan tuan di atas segala tuan Ayat 10 menerangkan, Yohanes sujud kepadanya, tetapi dia mencegahnya. Yang diisyaratkan oleh ayat ini tidak lain adalah Muhammad yang selalu menolak disujudi oleh ummatnya. beliau mengata-kan, adat sujud menyembah itu hanya berlaku di kalangan non Muslim. Ketika Jakfar bin Abu Thalib memimpin rombongan sahabat hijrah ke negara Habsyi, dia menolak untuk sujud kepada raja negeri itu yang beragama Kristen. Ketika ditanya oleh raja itu, dia menjawab bahwa Allah melarang manusia untuk sujud kepada sesama manusia dan yang berhak disujudi hanyalah Allah. Bagaimana halnya dengan Yesus, apakah beliau memenuhi bisyarah ini ? ternyata beliau tidak menolak jika ada orang sujud kepadanya, perhatikan ayat-ayat ini Lukas 8 41 Maka datanglah seorang yang bernama Yairus. Ia adalah kepala rumah ibadat. Sambil tersungkur di depan kaki Yesus, ia memohon kepada-Nya, supaya Yesus datang ke rumahnya Yohanes 9 38 Katanya ” Aku percaya, Tuhan ” lalu ia sujud menyembahnya Ayat 11 menyatakan, Yohanes melihat kuda putih yang penunggangnya bernama Yang Setia dan Yang Benar, dengan keadilan ia memutuskan hukum dan mengadakan peperangan. Yesus tidak pernah menunggang kuda putih, melainkan keledai dan Yesus tidak pernah melakukan peperangan, sedang-kan Muhammad saw. selalu menunggang kuda putih dan melakukan peperangan melawan musuh-musuh Islam. Sebelum menjadi nabi, beliau mendapat gelar kehormatan ” al Amin ” artinya yang bisa dipercaya, yang setia,yang benar. Dalam memutuskan suatu perkara beliau tidak pernah pandang bulu, apakah bagi keluarganya, kaya atau miskin, bangsawan atau rakyat jelata semua mempunyai perlakuan yang sama di dalam hukum. Beliau juga memimpin peperangan dengan gagah berani untuk menghancurkan kaum kafir, baik dari golongan kafir Qurays atau pun kafir ahlul kitab. Sedangkan Yesus sama sekali tidak pernah mengikuti atau melakukan peperangan, sebab kerajaan Yesus bukan di dunia melainkan di langit. Ayat 12 mengatakan matanya seperti nyala api dan di kepalanya banyak mahkota Nabi Muhammad dalam memimpin pepe-rangan mata beliau merah dan berapi-api, mengalahkan raja-raja dan mampu untuk merebut mahkota singgasanya. Dalam keyakinan Kristen, Yesus tidak pernah melakukan peperangan sehingga beliau pun tidak bermahkota. Ketika disalib, demikian keyakinan Kristen, orang Romawi dan Yahudi memberinya mahkota dari duri sebagai bentuk penghinaan kepada Yesus. Ayat 13 menjelaskan, nabi itu disebut ”Firman Allah” Barangkali anda dan kawan-kawan Kristen anda akan mengatakan ”Bukankah Yesus itu yang disebut Firman Allah?” Memang benar, Yesus adalah Firman Allah, begitu pula Muhammad, juga Firman Allah, nabi dan rasul yang lainpun disebut Firman Allah. Firman Allah yang diberikan kepada Nabi Muhammad itu ada 2 macam, yaitu ; wahyu yang dibacakan oleh malaikat Jibril mathlu’ yaitu Alquran wahyu yang tidak dibacakan ghairu mathlu’ dan langsung melalui nabi, yaitu hadist dan hadist Qudsi Jadi jelaslah, bila kita perhatikan dengan seksama semua nubuwwat atau ciri-ciri kenabian yang ada di dalam kitab Wahyu ini tertuju dan digenapi oleh Rasulullah Muhammad SAW. Yang Umat Kristen Perlu Ketahui =============================== 1. Yesus tidak pernah mengajarkan atau memberi nama "Kristen" pada misi dan tugas yang diembannya. 2. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya umat Israel untuk sembahyang kebaktian di "gereja". 3. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai "Tuhan Pencipta Semesta Alam". 4. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya umat Israel untuk menyembah dia. 5. Agama Kristen baru benar-benar eksis setelah kanonisasi Perjanjian Baru. Sebelumnya, Kristen sama sekali belum eksis di muka bumi ini. 6. "Kristen" adalah istilah Yunani dari kata "Christos" yang merupakan terjemahan dari kata Ibrani "Mesiah" yang berarti "yang diurapi" atau "yang ditahbiskan". Sementara Yesus adalah seorang Israel yang berbahasa Ibrani. Jadi, bagaimana mungkin Yesus mengajarkan "Kristen" yang notabene bukan istilah bahasanya? 7. "Kristen" menemukan identitas dirinya melalui propaganda Paulus Tarsus. Sebagaimana diketahui, Yesus, tidak pernah kenal, tidak pernah melihat, tidak pernah menyebut, dan tidak pernah berbicara dengan manusia yang bernama Paulus dari Tarsus. 8. Yesus disunat, sedangkan umat Kristen tidak perlu disunat sesuai ajaran Paulus. 9. Yesus meninggal diberi kain kafan, sedangkan umat Kristen meninggal berpakaian pengantin seperti meninggalnya Paulus السلام عليكم و رحمة الله و بركاتهبسم الله و الحمد للهاللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعينMengapa Nabi Muhammad Saw. dipilih sebagai rasul? Apa tanda-tanda bahwa Nabi Muhammad Saw. sebagai rasul? Apa bukti kerasulan Nabi Muhammad Saw.? Mengapa rasulullah mendapat keistimewaan mukjizat dari Allah Swt? Untuk lebih mengetahuinya marilah kita ikuti pelajaran tentang bukti-bukti kerasulan Nabi Muhammad Saw.!Berikut materi yang akan kita pelajari;A. Pengertian MukjizatB. Hancurnya Pasukan Gajah di Tahun Kelahiran Nabi Muhammad Peristiwa yang mengiringi malam kelahiran Muhammad Saw. D. Pengasuhan Pamannya E. Awan menaungi perjalanannya F. Tanda Kenabian yang Ada di Antara Dua Pundaknya G. Kabar Para Nabi dan Kitab-kitab Mukjizat Nabi Muhammad Pengertian MukjizatSetiap nabi dan rasul memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Kelebihan dan keistimewaan yang dimiliki para nabi dan rasul disebut mukjizat. Setiap nabi diberikan mukjizat oleh Allah Swt. hal itu karena setiap nabi dan rasul dalam menjalankan tugas menyebarkan ajaran Allah Swt. pasti mendapat rintangan dan tantangan dari orang-orang yang hanya dikarunikan kepada nabi dan rasul untuk menguatkan kenabian atau sebagai bukti bahwa ia adalah benar seorang nabi. Mukjizat datang atau muncul pada saat-saat yang sangat diperlukan. Misalnya, ketika Nabi Ibrahim pernah dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud. Tetapi Nabi Ibrahim As. diselamatkan oleh Allah Swt. api yang sifatnya panas dapat membakar dan menghanguskan benda yang tersentuh olehnya, tapi saat itu Nabi Ibrahim As. tidak merasakan hal tersebut dan selamat. 2. Macam-macam Mukjizat Rasulullah terjadi pada nabi dan rasul terdahulu, kejadian luar biasa juga terjadi pada Nabi Muhammad Saw. beberapa peristiwa yang terjadi pada Nabi Muhammad Saw. merupakan suatu tanda akan datangnya seorang nabi akhir zaman, dan juga bukti kerasulan Nabi Muhammad Saw. baik saat menjelang kelahiran, pada malam kelahiran, saat Nabi Muhammad masih kanak-kanak, remaja dan saat diberikan kepada para nabi dan rasul dengan maksud sebagai bukti bahwa dia benarbenar rasul utusan Allah Swt. Mukjizat juga berguna untuk mengatasi tantangan dan cobaan, rintangan dari kaum yang menentang dan mengancam penyebaran ajaran Allah Swt. Mukjizat Nabi Muhammad Saw antara lain Memperbanyak makanan yang sedikit sehingga dapat dimakan oleh orang yang jumlahnya banyak. Dapat membelah bulan menjadi dua bagian. Perjalanan Isra Mikraj. Dapat menyembuhkan berbagai penyakit hanya dengan berdo’a dan mengusap bagian yan sakit. Kitab Al-Qur’an yang merupakan mukjizat paling besar bagi Nabi Muhammad akan terpelihara keasliannya sepanjang masa. Allah Swt berfirman, yang artinya “Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya kami tetap memeliharanya.” QS. Al-Hijr 9 B. Hancurnya Pasukan Gajah di Tahun Kelahiran Nabi Muhammad SawPada masa kelahiran Nabi Muhammad kejadian yang luar biasa yaitu ada serombongan pasukan Gajah yang dipimpin Raja Abrahah Gubernur kerajaan Habsyi di Yaman hendak menghancurkan Kakbah karena negeri Makkah semakin ramai dan bangsa Quraisy semakin terhormat dan setiap tahunnya selalu padat umat manusia untuk haji. Ini membuat Abrahah iri dan Abrahah berusaha membelokkan umat manusia agar tidak lagi ke mendirikan gereja besar di Shan’a yang bernama tak seorang pun mau datang ke gereja Al Qulles marah besar dan akhirnya mengerahkan tentara bergajah untuk menyerang Kakbah. Didekat Makkah pasukan bergajah merampas harta benda penduduk termasuk 100 ekor Unta Abdul MuthalibAbdul Muṭṭalib tidak menyangka kedatangan utusan Abrahah supaya menghadap ke pada akhirnya Abdul Muthalib meminta Untanya untuk dikembalikan dan bersedia mengungsi bersama penduduk dan Abdul Muthalib berdo’a kepada Allah supaya Ka’bah diselamatkanKeadaan kota Makkah sepi tentara Abrahah dengan leluasa masuk Makkah dan siap untuk menghancurkan Ka’bah. Allah Swt mengutus burung Ababil untuk membawa kerikil Sijjil dengan itu dijatuhkan tepat mengenai kepala masing-masing pasukan bergajah tersebut hingga tembus ke badan sampai mati. Peristiwa ini diabadikan dalam AlQur’an surat Al-Fīl, pasukan bergajah hancur lebur mendapat adzab dari Allah pasukan gajah menghancurkan Ka’bah merupakan kabar gembira bagi kafir pasukan Abrahah dalam menyerang Ka’bah sangat berarti bagi penduduk Makkah. Kaum Quraisy, para penjaga Ka’bah mengartikan serangan itu sebagai pertanda bagi suatu peristiwa masa depan yang berhubungan dengan tempat ibadah yang telah dibangun oleh Nabi Ibrahim As untuk menyembah Allah dan kekalahan tentara Gajah yang dipimpin raja Abrahah merupakan hadiah dari Allah Swt. sebagai penghormatan atas kelahiran Nabi Muhammad persst iwa ini terjadi beberapa saat sebelum lahirnya Nabi Muhammad Muhammad pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah bertepatan tanggal 20 April 571 Masehi. Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muṭṭalib dan Ibundanya adalah Siti Aminah. C. Peristiwa yang mengiringi malam kelahiran Muhammad Kesaksian pedagang Yahudi Makkah dan Yahudi penduduk YatsribSeorang pedagang Yahudi yang bermukim di Makkah. Pada malam kelahiran Rasulullah Saw., dia bertanya di perkumpulan orang-orang Quraisy, “Apakah ada anak yang lahir di antara kalian malam ini? Mereka menjawab, kami tidak tahu?” Pedagang Yahudi itu menjelaskan, “Pada malam ini lahir Nabi terakhir ummat ini, Ahmad yang terpuji. Kalau kalian salah, berarti dia lahir di Palestina. Di antara dua pundaknya ada tahi lalat hitam kekuningan.”Setelah itu kembalilah mereka ke rumah masing-masing, sebagian dapat kabar bahwa di malam itu lahir seorang anak dari Abdullah bin Abdul Muthalib yang diberi nama Muhammad. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pedagang Yahudi, besoknya mereka bersama si Yahudi mendatangi bayi tersebut. Saat melihat tahi lalat di belakangnya si Yahudi langsung pingsan. Setelah siuman, orang-orang Quraisy bertanya, “Ada apa denganmu? Jawabnya Kenabian telah hilang dari bani Israel, al-Kitab telah lepas dari tangan mereka.”2. Peristiwa di PersiaDi malam kelahiran Rasulullah Saw, terjadi peristiwa luar biasa sebagai tanda kenabian Rasulullah Muhammad Saw., peristiwa luar biasa itu antara lain sebagai berikuta. Istana Kisra hancur, empat belas berandanya Api Persia sesembahan orang-orang Majusi yang tidak pernah padam selama ribuan tahun menjadi padam. Orang Majusi heran dan bertanya-tanya, peristiwa besar apakah yang telah terjadi. Di kemudian hari barulah tersiar kabar dan mereka mengetahui bahwa padamnya api sesembahan mereka bertepatan dengan kelahiran seorang Muhammad pribadi yang terpuji, yang sesuai ramalan sebagai seorang Nabi akhir zaman. D. Peristiwa luar biasa masa kanak-kanak Nabi Muhammad SawWalaupun masih kanak-kanak, Nabi Muhammad Saw. kecil telah memiliki tanda-tanda bahwa beliau adalah calon Nabi dan Rasul. Pada masa kanak-kanak, Nabi Muhammad Saw. telah menunjukkan tanda-tanda sangat berbeda dengan anak-anak lainnya. Ketika berusia 5 bulan, Muhammad sudah bisa berjalan. Pada usia 9 bulan, Muhammad sudah bisa berbicara. Ketika berusia 2 tahun Muhammad sudah dilepas untuk menggembala kambing bersama anak-anak Halimah. Ketika itu kambing-kambing milik Halimah menjadi gemuk dan sehat. Sehingga ia dapat memerah air susu kambing tersebut untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Padahal sebelumnya kambing-kambing itu kurus dan air susunya kering. Sebagaimana layaknya anak-anak, pada suatu hari ketika beliau sedang bermain bersama anak-anak lain, Nabi Muhammad Saw. didatangi malaikat Jibril. Malaikat Jibril memegangi Nabi Muhammad Saw. dan membelah dadanya. Malaikat Jibril mengeluarkan jantung Nabi Muhammad Saw. dan menyingkirkan sebuah gumpalan seraya menyatakan “Inilah bagian dirimu yang dikuasai setan”. Malaikat Jibril kemudian memandikan Nabi Muhammad Saw. dalam baskom dari emas dengan air dari sumur Zamzam yang suci di dekat Ka’bah, sebelum menutup kembali dada Beliau. Teman-teman Nabi berlari mendatangi Halimah sambil menjerit-jerit, ”Muhammad dibunuh!”. Sewaktu mendekati Muhammad, Halimah tampak pucat, dan terkejut Muhammad baik-baik saja. Sejak adanya peristiwa tersebut, Halimah khawatir dan mengembalikan Muhammad ke pada ibundanya Siti Aminah. E. Pengasuhan PamannyaMenurut akal manusia secara umum, jika bertambah jiwa tentulah bertambah pula beban dan biaya hidup. Tetapi bagi Abu Ṭalib, diluar kebiasaan, itu terjadi semenjak Muhammad dalam asuhannya. Jika dia makan bersama dengan Muhammad, maka makanan yang sedikit itu menjadi berat, cukup dan kenyang, tetapi jika makan tak bersama Muhammad, maka makanan itu berkurang-kurang dirasakannya. Oleh karena itu, mereka selalu makan bersama Muhammad. Abu Thalib sangat sayang kepada Muhammad lebih dari menyayangi anaknya anak ini berbeda dengan perilaku anak-anak lainnya. Tak seperti anak-anak sekitamya, Muhammad Saw. tak pernah tamak dengan makanan. Tak seperti adat yang berlaku pada masa itu, Muhammad Saw. selalu menyisir rapi rambutnya, dan wajah serta tubuh Muhammad Saw. selalu hari Abu Ṭalib ingin Muhammad Saw. berganti pakaian di hadapan Abu Ṭalib sebelum pergi tidur. Si kecil Muhammad Saw. tak menyukai keinginan seperti itu. Namun, karena tak dapat mentah-mentah menolak keinginan pamannya, si kecil Muhammad Saw. meminta pamannya untuk memalingkan mukanya ketika Muhammad Saw. melepaskan pakaiannya. Tentu saja Abu Thalib kaget, karena orang dewasa Arab sekalipun pada masa itu tak menolak bila diminta telanjang bulat di hadapan orang lain. Kata Abu Ṭalib “Aku tak pernah mendengar dia berbohong, juga tak pernah aku melihat dia melakukan sesuatu yang tak senonoh. Kalau perlu saja Muhammad tertawa. Dia juga tak ingin ikut dalam permainan anak-anak. Dia lebih suka sendirian, dan selalu sopan, rendah hati dan bersahaja.” Nabi Muhammad Saw. adalah Nabi yang terjaga sejak kecil karena beliau tidak pernah menyembah berhala seperti orang-orang di sekitarnya. Beliau tidak pernah makan daging hewan yang disembelih untuk kurban berhala. Nabi Muhammad Saw. juga tidak pernah minum-minuman yang memabukkan, berfoya-foya sebagaimana kebiasaan orang Arab saat itu. Saat Nabi Muhammad Saw. masih kanak-kanak, di Mekah terjadi musim kemarau yang sangat lama. Orang-orang Quraisy berkata kepada Abu Thalib, “Wahai Abu Thalib, lembah-lembah kering dan keluarga kami kelaparan. Mari kita minta hujan.” Maka Abu Thalib keluar membawa Nabi Muhammad Saw. dan menyandarkannya di dinding Ka’bah, sementara beliau berpegangan dengan jari-jari pamannya itu. Pada waktu itu sinar matahari sangat panas dan sangat terik. Tiba-tiba datang awan hitam dari berbagai penjuru menuju atas Ka’bah. Lalu turunlah hujan yang sangat lebat. F. Awan menaungi perjalanannyaPerniagaan ke negeri Syam, kafilah dagang dari Makkah tatkala sampai disuatu tempat yang bernama Bushra, rombongannya itu bertemu dengan seorang pendeta Nasrani yang bernama “Buhaira”.Pendeta Bahira terheran melihat sebuah kafilah dagang yang datang dari Makkah, kafilah ini sudah sering lewat, tapi kali ini tidak seperti biasanya. Di atas mereka ada awan yang menaungi perjalanan mereka. Ketika mereka berhenti di bawah sebuah pohon, awan itu pun berhenti. Pendeta ini memandangi rombongan ini seakan mencari sesuatu dari mereka. Dia mendekat, lalu memegang tangan Muhammad Saw. yang masih anak-anak sambil berkata “Ini adalah pemimpin dunia dan Rasul Tuhan semesta alam, Allah mengutusnya sebagai rahmat bagi alam semesta”Diantara sesepuh Quraisy bertanya “Engkau tahu dari mana?” “Saat kalian tiba, pohon dan batu menunduk sujud. Kedua-duanya tidak sujud kepada manusia selain kepada seorang Nabi. Dan saya juga mengetahui dia sebagai Nabi dari khatam an-nubuwah yang ada di pundaknya….”.Jamuan makan pun pendeta sajikan untuk rombongan Abu Ṭalib, dengan maksud untuk memperhatikan satu persatu orang yang manakah yang telah membawa tanda-tanda keNabiannya itu? Awalnya nabi tidak pergi ke rumah pendeta, dan selaku anak kecil dia tinggal menunggu barang dagangannya itu. Setelah pendeta tidak menemukan yang di carinya, maka bertanyalah dia kepada Abu Ṭalib “Adakah di antara tuan-tuan yang belum datang ke mari? Saya ini akan menjamu semuanya.”Sahut Abu Ṭalib, “Ada seorang anak kecil, kemenakan saya sendiri, dia sedang menunggu barang dagangan.” Jawab pendeta itu “Bawalah dia ke mari sekalipun dia masih kanak-kanak”. Kemudian Muhammad datanglah ke tempat pendeta itu. Setelah berhadapan muka dengan pendeta, maka pendeta itu memperhatikan gerak-gerik dan sifat-sifat serta tanda yang dicarinya. Semuanya itu terdapat pada diri pendetapun memuji-muji Muhammad dan memberi nasehat kepada Abu Ṭalib, supaya anak ini dipelihara baik-baik, karena anak inilah yang akan menjadi pemimpin ummat di kemudian hari. Andaikata diketahui oleh orang Yahudi, bahwa anak inilah yang menjadi Rasul di kemudian hari, tentulah mereka berusaha untuk membunuhnya. Orang Yahudi mempunyai sifat busuk hati, dan mereka menginginkan orang yang menjadi Rasul itu hendaknya dari kalangan Bani Israil saja, jangan dari bangsa lain Arab. Berita tentang diri Nabi Muhammad Saw. bahwa ia akan menjadi pemimpin dunia dan Nabi diperkuat dengan tanda-tanda waktu kelahirannya. Tanda-tanda tersebut diperkuat juga oleh penjelasan pendeta BuhairaKeajaiban awan ini sangat terkenal dan telah disaksikan oleh banyak orang termasuk Maisarah di saat pergi bersama Muhammad Saw. ke daerah Syam membawa dagangan Khadijah, demikian juga Khadijah, pembantu-pembantu wanitanya, dan lainnya. G. Tanda Kenabian yang Ada di Antara Dua PundaknyaKhatam An-Nubuwwah adalah tanda kenabian yang ada pada diri seorang nabi. Khatam An-Nubuwwah artinya stempel kenabian. Tanda ini adalah tahi lalat berwarna hitam kekuning-kuningan. Sebahagian ulama mengatakan disitu tertulis Muhammad rasul utusan Allah.Selain keajaiban awan, tanda ini telah membuat pendeta Buhaira menyuruh Abu Thalib yang sedang berdagang di Syam untuk segera membawa Muhammad Saw pulang ke Makkah. Sebab, dia khawatir jika orang-orang Yahudi yang mengetahuinya akan membunuhnya karena ini juga yang dicari oleh seorang shahabat berkebangsaan Persia, Salman Alfarisy atas wasiat dari seorang pendeta kristen Umuriyah, Wilayah Romawi. Tanda ini pula yang diselidiki oleh Tanukhi atas perintah raja Romawi Timur, yang pada akhirnya membuatnya masuk Islam. H. Kabar Para Nabi dan Kitab-kitab sebelumnyaKabar berita kerasulan Muhammad Saw yang disampaikan oleh pedagang Yahudi di Makkah, penduduk Yahudi Madinah, pendeta Buhaira di wilayah Syam dan pendeta Waraqah bin Naufal di Makkah mengisayaratkan adanya kabar tersebut dari kitab dan para Nabi dahulu. Tanda-tanda kerasulan Muhammad Saw yang diselidiki oleh Salman Al-Farisy atas wasiat seorang pendeta kristen Umuriyah dan oleh Tanukhi, utusan raja Romawi Timur di saat itu, juga semakin memperjelas masalah ini. Namun, karena disinyalir kitab-kitab terdahulu ini telah banyak dirubah oleh tangan-tangan manusia, berita kerasulan tersebut hampir tidak ditemukan lagi sekarang adanya pemberitaan dari Nabi Isa As, Allah Swt menegaskan di dalam AlQur’an “Dan ingatlah ketika Isa putra Maryam berkata Wahai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah rasul utusan Allah kepada kalian, yang membenarkan kitab yang turun sebelumku yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang sesudahku yang namanya Ahmad Muhammad.” Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata “Ini adalah sihir yang nyata.” QS. Ash-Shaf 6.Peristiwa-peristiwa ini merupakan bukti bahwa Nabi Muhammad Saw. adalah benar-benar sebagai utusan Allah Swt. yang mendapat tugas untuk menyelamatkan umat manusia dari jalan yang sesat. Untuk lebih menambah pemahaman mengenai materi diatas silakan klik video dibawah ini untuk menyaksikan penjelasannya;Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANIatau gabung Group kami;Youtube ;Klik DISINIWA 1 ; Klik DISINIWA 2 ; Klik DISINIWA 3 ; Klik DISINITelegram ; Klik DISINIBip ; Klik DISINIو صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعينثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته Secara teologis, kehadiran sosok sejarah bernama Yesus sebagai peletak dasar agama Nasrani dan Muhammad sebagai peletak dasar agama Islam telah memberikan sumbangan sangat besar pada peradaban dan sejarah manusia sejagat. Pengaruh mereka masih berlangsung terus sampai hari ini. Berdasarkan perhitungan statistis-demografis, pengikut dua agama tersebut menempati urusan terbesar, di luar kualitas dan loyalitas pengikut dalam menjalankan ajaran secara benar dan konsekuen. Nama Yesus dan Isa menurut sebuah kajian historis ialah sosok yang sama, dengan sebutan yang berbeda semata karena pergeseran ucapan. Isa, Yesaa, Yeshua, Yesus kesemuanya menunjuk pada aktor sejarah yang sama. Perubahan ucapan itu mirip dengan apa yang terjadi pada pemain bola dari Afrika atau Arabia, setelah pindah ke Eropa lalu berubah nama panggilannya seperti Zainuddin menjadi Zidan, Yusuf jadi Joseph, Ibrahim menjadi Abraham. Begitu pun beberapa nama Mehmet di Turki atau Memet di Sunda aslinya ialah Muhammad. Di Indonesia Timur, Abdurrahman bisa berubah menjadi Bedu Amang. Karena kelahiran Muhammad jauh di belakang Yesus, yaitu 671 M, logis dan wajar saja jika pencatatan riwayat hidupnya lebih komplet dan transparan di mata sejarawan. Tak ada sejarah rasul Tuhan yang riwayat hidupnya tercatat sedemikian komplet kecuali Nabi Muhammad. Bahkan ucapannya yang dianggap autentik dan yang palsu pun terdokumentasikan dengan baik. Dalam riwayat hidup Yesus banyak penggalan yang sulit ditelusuri sejarawan. Termasuk kompilasi dokumen tertulis ajaran yang disampaikan yang kemudian dihimpun dalam Kitab Injil. Terlebih sosok Rasul Tuhan seperti Adam, Idris, Nuh, dan Sulaiman, para sejarawan kesulitan menemukan dan mengumpulkan informasi riwayat hidup mereka secara lengkap dan autentik. Itu semata alasan historis, bukan substansi kebenaran ajaran mereka karena semua nabi membawa ajaran dari sumber yang sama, Tuhan semesta alam. Di luar perdebatan dan tafsiran terhadap ajaran yang diwariskan para rasul Tuhan, kedua sosok Yesus dan Muhammad telah menginspirasi dan menggerakkan jutaan bahkan miliaran orang untuk memperjuangkan cita-cita hidup berlandaskan moralitas agung. Sebuah moralitas yang berasal dari Tuhan yang kemudian menjadi hukum kemanusiaan universal. Tak ada sosok sejarah yang sangat dicintai umatnya, dijadikan model keteladanan hidup, bahkan umatnya rela mati jika kemuliaannya dihinakan, kecuali Yesus dan Muhammad. Ironisnya, karena perbedaan paham, penafsiran, dan kepentingan politik dari para pengikutnya, pernah terjadi Perang Salib, perang antara pemeluk Nasrani dan Islam. Padahal, asal usul agama itu ialah dari Tuhan yang sama yang mengajarkan cinta kasih dan perdamaian. Perbedaan paling fundamental antara pemeluk Nasrani dan Islam terletak pada penafsiran dan keyakinan posisi Yesus. Bagi umat Islam, Yesus atau Isa ialah rasul Tuhan sebagaimana sosok rasul yang lain, dengan mengajarkan keimanan dan akhlak mulia. Umat Islam akan dicap kafir jika mengingkari kerasulan Yesus atau Isa. Umat Islam akan juga marah jika Yesus sebagai rasul Allah dihinakan martabatnya dan diingkari ajarannya. Namun, bagi umat Kristiani, Yesus diyakini sebagai Juru Selamat yang dalam dirinya Allah bertajali dan berinkarnasi, menyatunya Sang Tuhan dan hamba, mirip pengalaman spiritual kalangan sufi. Hanya, dalam dunia sufi, tajali Allah itu hanya sesaat, sedangkan dalam Yesus bersifat permanen sejak kelahirannya. Maka, terkenal ungkapan bahwa Yesus sebagai jalan keselamatan yang telah mengalahkan dosa manusia, yang tidak mungkin mampu manusia mengalahkan dosa itu, kecuali Tuhan sendiri yang menjelma dalam manusia Yesus demi keselamatan manusia. Yesus sang penebus dosa. Jadi, sesungguhnya baik Yesus maupun Muhammad keduanya sebagai 'juru selamat', tapi dalam konsep dan formula yang berbeda. Keduanya merupakan instrumen Allah untuk melakukan misi keselamatan dan kebahagiaan hidup manusia. Dalam konteks Yesus, iman Kristen meyakini penyatuan Tuhan dan Yesus dalam menaklukkan dosa manusia. Yesus ialah firman yang hidup mendunia. Jesus is the way. Paham yang ortodoks, Jesus is the only way. Dalam konteks Muhammad, kehadiran Allah melalui firman-Nya yang terhimpun dalam Alquran. Jadi, Alquran ialah firman yang kemudian tertulis, lalu Muhammad sebagai perantara dan juru tafsirnya. Karena mengingat Yesus dan Muhammad lebih daripada sekadar tokoh sejarah, melainkan figur metahistoris yang direspons dengan sikap iman oleh pengikut mereka, pembahasan terhadap kedua tokoh itu mesti dibedakan, apakah kita akan mendiskusikannya dalam jalur historis-ilmiah ataukah akan mendekati secara iman. Ini dua hal yang berbeda. Sikap yang pertama banyak dilakukan ilmuwan di Barat sekalipun belum tentu sebagai pribadi yang taat beragama. Mereka mengkaji semata sebagai riset ilmiah. Pendekatan kedua, yakni sikap dan pilihan iman, sudah tentu justru hanya akan menimbulkan tengkar jika umat Islam dan Kristen memaksakan keyakinan masing-masing agar diterima pihak lain. Keyakinan beragama itu melampaui nalar matematis. Tidak mungkin ditemukan pendapat dan kesimpulan akhir yang sama dan seragam. Makanya kata religions selalu berkonotasi plural, jamak, karena di muka bumi memang terdapat pluralitas agama yang tidak mungkin dilebur menjadi satu. Sekali lagi, karena faktor kesejarahan, sejarah Muhammad memang lebih terang benderang di mata kritikus sejarah. Riwayat hidupnya, sejak lahir sampai wafat, semua mudah ditelusuri jika dibandingkan dengan sejarah Yesus. Namun, karena keduanya pembawa mukjizat Ilahi, yang membuat mereka berpengaruh pada dunia bukan soal akurasi tanggal lahir dan wafat, melainkan ajaran mereka. Berapa miliar penduduk bumi yang meyakini telah mendapatkan jalan keselamatan dan kebahagiaan oleh kehadiran Yesus dan Muhammad? Tak terhitung orang tumbuh menjadi orang baik, menjadi penolong sesama, karena terinspirasi oleh kedua tokoh itu. Sementara itu, ada saja yang terlibat permusuhan dengan dalih membela kedua tokoh itu, padahal keduanya mengemban misi yang sama. Instrumen Tuhan untuk menyebarkan kasih dan membangun peradaban. Lakum dinukum waliyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku. X-9 Ulama Yahudi mengakui kerasulan Muhammad SAW saat di Madinah. Kaligrafi Muhammad SAW ilustrasi Abdullah bin Salam adalah seorang ulama Yahudi yang kemudian yang kemudian bersaksi tentang kerasulan Muhammad SAW. Kesaksian Abdullah bin Salam ini dapat ditemukan dalam Musnad Imam Ahmad, kitab Al-Ath’imah dan Al-Qiyamah At- Tirmidzi, Ath’imah dan Iqamat Ash-Shalah Ibnu Majah جاء عبد الله بن سلام مع الناس ليرى رسول الله - صلى الله عليه وسلم -، فقال أول ما قدم رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ المدينة انجفل أسرع الناس إليه، فكنت فيمن جاءه، فلمّا تأملت وجهه، واستثبته علمت أنّ وجهه ليس بوجه كذاب!، قال وكان أول ما سمعت من كلامه أن قال أيها الناس! أفشوا السّلام، وأطعموا الطعام، وصلوا بالليل والناس نيام، تدخلوا الجنة بسلام "Ketika Rasulullah tiba, orang-orang pun ramai mengerumuni beliau. Termasuk aku. Ketika kuperhatikan wajah Rasulullah, tampak jelas bagiku bahwa wajah beliau bukanlah wajah seorang pendusta. Dan hal pertama yang kudengar dari beliau adalah ucapan, 'Tebarkanlah salam, berikanlah makanan, sambunglah silaturahim, sholatlah ketika orang lain tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan damai." Abdullah bin Salam merupakan tokoh penting bagi Islam terlebih mulanya dia adalah seorang ulama Yahudi. Bahkan Ibnu Hajar dalam kitabnya Al-Ishabah 2/320 menyatakan bahwa Abdullah bin Salam itu sangat terkemuka dan merupakan keturunan Nabi Yusuf. Bahkan Allah memuji keislaman Abdullah bin Salam dan menjadikannya dalil untuk melawan kaum kafir. Sebagaimana dalam Alquran surat Al0Ahqaf 4610 قُلْ أَرَءَيْتُمْ إِن كَانَ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ وَكَفَرْتُم بِهِۦ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِّنۢ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ عَلَىٰ مِثْلِهِۦ فَـَٔامَنَ وَٱسْتَكْبَرْتُمْ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ “Katakanlah Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika Al Quran itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani Israel mengakui kebenaran yang serupa dengan yang disebut dalam Al Quran lalu dia beriman, sedang kamu menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” Ulama kharismatik Turki, Muhammad Fethullah Gulen mengatakan yang disebut dengan seorang saksi dari Bani Israil itu adalah Abdullah bin Salam. "Yang dimaksud dengan seorang saksi dari bani Israil yang disebutkan di dalam ayat ini tidak lain adalah Abdullah bin Salam. Meskipun sebagian mufasir menyatakan bahwa yang dimaksud ayat ini adalah Nabi Musa karena ayat ini termasuk ayat Makkiyyah, namun pendapat yang lebih kuat menyatakan bahwa ayat ini tergolong ayat Madaniyyah walaupun surat Al-Ahqaf sendiri termasuk surat Makkiyyah. Ayat ini adalah sebuah ayat Madaniyyah dan isinya menunjuk sosok Abdullah bin Salam." BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini

kesaksian yesus tentang muhammad saw